Pemprov
Steven, Pembina Yayasan Ashoka Raja Mahawirya Palembang

Yayasan Ashoka Rayakan HUT Dewa Ciu Huang

Palembang, Detik Sumsel – Yayasan Ashoka Raja Mahawirya yang terletak di Jalan Residen A Rozak Blok E No 3 Palembang menggelar perayaan HUT dewa Ciu Huang Da Di atau Nine Emperor Gods, Rabu (17/10).

Menurut Steven Pembina Yayasan Ashoka Raja Mahawirya Palembang melalui humasnya Ming Ming perayaaan dimulai pada pukul 08.00 WIB hingga sore.

“Perayaan diawali dengan penampilan atraksi barongsai kemudian dilanjutkan menggelar ritual mulai kepada Thien atau tuhan, pada Ciu Huang Da Di dan para prajurit dewa atau Khokun,” ujarnya.

Setelah melakukan ritual umat dijamu dengan makanan vegetarian. Sedangkan pengurus sendiri sudah melakukan makan vegetarian sejak delapan hari yang lalu. Hari ini merupakan puncaknya dengan mengundang umat makan vegetarian bersama.

Ming Ming juga menceritakan Kelenteng Yayasan Ashoka Raja Mahawirya yang sejak September 2014 sudah terdaftar di Kementerian Agama RI Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha No DJ.VI/BA.01.01/06/654/2014.

Baca Juga :   Mahasiswa Palembang Kembali Lakukan Aksi Penolakan RUU KHUP dan Revisi UU KPK

Selain itu juga sudah diputuskan oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha No 337 tahun 2014 tentang Tanda Daftar Yayasan. “Yayasan Ashoka Raja Mahawirya juga sudah terdaftar di Kementerian Hukum dan Hak Azazi Manusia nomor AHU-06264.50.102014 tertanggal 18 September 2014 Juncto,” katanya.

Ming Ming menjelaskan, dewa utama di kelenteng adalah dewa Kera Sakti atau dewa Qitian Dasheng/Ci Thien da Shen. Dewa ini merupakan dewa untuk pelindung anak terutama anak berumur 3-7 tahun. “Perayaan dewa ini dirayakan setiap tanggal 16 bulan 8 penanggalan lunar,” ungkapnya.

Selain dewa utama yang selalu dirayakan, dewa lain yang juga kerap dirayakan Ciu Huang da di Dewa yang sedang dirayakan. “Dewa ini dirayakan pada tanggal 9 bulan 9 penanggalan lunar,” terangnya.

Baca Juga :   Mahasiswa Hindu Siap Bangun Daerah

Kemudian ada juga dewa Tong Fang Ciang Cin/Thian Touw Gwan Swee. Dewa ini dulunya dikenal sebagai dewa musk dan juga panglima perang kenamaaan dinasti Tang. “Dewa ini dirayakan pada tanggal 11 bulan 6 penanggalan lunar,” katanya.

Ditambahkannya, selain sebagai tempat ibadah, klenteng ini juga tempat pengobatan gratis kepada masyarakat umum, memaparkan dan mengajarkan ajaran Toisme, Buddhisme dan Konfusianisme dan kerap melakukan bakti sosial.

“Untuk pengobatan dilakukan secara rutin setiap tiga kali dalam seminggu yakni setiap hari Selasa, Kamis dan Sabtu. Selain itu juga diadakan pengobatan di hari Ce It dan Cap Go (tanggal 1 dan 15 penanggalan lunar),” jelasnya. (May)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Maya

Avatar

Check Also

Buka Kejuaraan Elang Nusantara Cup 1, HD : Ajang Ini Bisa Jadi Penyemangat Alet Mengejar Prestasi

Palembang, Detik Sumsel – Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru  membuka Kejuaraan Elang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *