Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan oleh Pemprov Sumsel
Warung Waralaba dan Hotel di Lahat Banyak Belum Berizin
Komisi I DPRD Lahat, Nizarudin dan Anggota, Andi Sucitra saat di Komisi I. Foto Heru/DS

Warung Waralaba dan Hotel di Lahat Banyak Belum Berizin

Lahat, Detik Sumsel — Menjamurnya pelaku usaha warung waralaba, sarang walet, hingga perhotelan, rupanya tidak memberikan dampak pada PAD Kabupaten Lahat. Pasalnya sejumlah pelaku usaha ini rupanya masih ada yang belum melakukan pengurusan ini yang berlaku.

Untuk itu, Komisi I DPRD Lahat memberikan tenggat waktu 2 bulan, bagi pelaku usaha tersebut melengkapi semua persyaratan. Jika tidak, penegak Perda akan diminta untuk berlaku tegas menutup usaha.

“Kemarin kita sudah panggil salah satu hotel yang bermasalah. Kita tegaskan untuk segera diselesaikan,” ujar Ketua Komisi I DPRD Lahat, Nizarudin, Selasa (4/2).

Baca Juga :   Bantah Ada Dugaan Permainan, Laporan Keterlibatan ASN Distop

Didampingi Andi Sucitra selaku anggota, Nizarudin membeberkan, syarat bagi perhotelan diantaranya UKL dan UPL, izin pengolahan limbah cair, limbah B3, NIB, izin pariwisata, dan izin lingkungan. Komisi I meminta, dinas terkait tidak mempersulit bagi pelaku usaha untuk mengurusan izin.

“Kasian bibik-bibik dipasar mingguan ditarik retribusi setiap berjualan, sedangkan toko besar, hotel, tidak ditarik retribusinya. Dua bulan lagi kita panggil, kalau masih tidak lengkap kita minnta ditutup,” tegasnya. (heru).

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC
Lakukan Penukaran Uang

About Heru Senovlan

Avatar

Check Also

Masuk ke Museum Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya, Pengunjung Wajib Memakai Masker

Palembang, Detik Sumsel — Pengelola museum Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya (TPKS) yang terletak di Jalan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *