Iklan
Pemprov
Setidaknya ada tiga pucuk senjata api rakitan yang diserahkan oleh warga dari dua desa berbeda di Ogan Ilir.

Warga Sunur dan Pulau Kabal Serahkan Senpira ke Polres Ogan Ilir

Indralaya, Detik Sumsel- Upaya sosialiasi dan pencegahan tindak kejahatan selama Operasi Senpi Musi 2021 yang dilaksanakan Polres Ogan Ilir, mulai membuahkan hasil. Setidaknya ada tiga pucuk senjata api rakitan yang diserahkan oleh warga dari dua desa berbeda di Ogan Ilir.

“Warga secara sukarela menyerahkan senjata api rakitan atau senpira. Ini contoh bagus, artinya masyarakat patuh hukum,” kata Kapolres Ogan Ilir, AKBP Yusantiyo Sandhy didampingi Kasat Reskrim, AKP Robi Sugara, Jumat (26/3).

Ia mengungkapkan, ada tiga pucuk senpira yang diserahkan warga, diwakili perangkat desa masing-masing.

Diantaranya dua pucuk senpira jenis Locok laras panjang dan laras pendek dari Kepala Desa Pulau Kabal, Kecamatan Indralaya Utara. Lalu sepucuk senpira laras panjang, juga jenis Locok dari anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sunur, Kecamatan Rambang Kuang.

Baca Juga :   PT Arwana Karamik Hijaukan Ogan Ilir

“Beberapa pucuk senpira ini milik warga yang diserahkan ke perangkat desa masing-masing, lalu menyerahkannya ke Polres Ogan Ilir,” terangnya.

Polres Ogan Ilir tak hentinya menyosialisasikan kepada warga untuk menyerahkan senpira secara sukarela selama Operasi Senpi Musi 2021.

“Bukan saat Operasi Senpi Musi saja. Jika ada warga yang kedapatan, tertangkap tangan menyimpan atau membawa senpi, pasti diproses,” tegas Yusantiyo.

Operasi Senpi Musi 2021 berlangsung selama 22 hari, yaitu dari tanggal 8 Maret lalu hingga 29 Maret mendatang. Sebelumnya, Polres Ogan Ilir mengamankan dua orang pemilik senpira beserta beberapa barang bukti.

Baca Juga :   Anak Wagub Sumsel Kritik Perjalanan Dinas Ilyas Panji Alam

Barang bukti tersebut yakni senpira Locok laras panjang dari seorang warga Desa Lubuk Tunggal, Kecamatan Rambang Kuang pada 16 Maret lalu. Kemudian sepucuk senpira laras pendek dari seorang warga di Desa Sungai Rambutan, Kecamatan Indralaya Utara pada 23 Maret lalu.

“Kami mengimbau warga untuk menyerahkan senpira secara sukarela. Dijamin tidak akan diproses hukum, selagi tidak tersangkut kasus hukum lainnya,”himbaunya. (AL)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Enam Asrama Ponpes Raudhatul Ulum Ludes Terbakar

Indralaya, Detik Sumsel- Diduga akibat arus pendek listrik enam kamar asrama Pondok Pesantren Raudatul Ulum …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *