Pemprov
Kepala Puskesmas Perangai, Kecamatan Merapi Selatan, Lahat, Eka Agustina. Foto Heru/DS.

Warga Merapi Selatan Masih Suka Buang Sampah dan BAB di Sungai

Lahat, Detik Sumsel – Persoalan sampah dan masih ada warga yang belum memiliki jamban, rupanya jadi penyebab penyakit kolera, diare, penyakit kulit, malaria dan demam berdarah (DBD), secara ganas menyerang warga di Kecamatan Merapi Selatan.

Pasalnya buruknya kondisi air akibat tumpukan sampah di pinggir sungai, membuat warga yang suka BAB dan mandi di aliran sungai jadi rentan diserang penyakit. Ditambah nyamuk pembawa penyakit memiliki tempat ideal untuk berkembang biak.

“Sudah kita koordinasikan ke Kades melalui musyawarah masyarakat desa (MMD), sebagai upaya peningkatan mutu kesehatan masyarakat,” ujar Eka Agustina AM Kep, Kepala Puskesmas Perangai, Kecamatan Merapi Selatan, (26/1).

Baca Juga :   Qodri Usman Ajak Masyarakat Pilih Jokowi

Eka menambahkan, untuk persoalan sampah, kondisi ini dikarenakan belum adanya pengelolaan sampah yang baik. Apalagi hingga saat ini, di Kecamatan Merapi Selatan belum ada tempat pembuangan akhir (TPA) sampah, membuat warga masih suka buang sampah sembarangan.

“Jadi masih banyak warga buang sampah ke sungai. Kita terus mengajak masyarakat supaya menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), serta tidak membuang sampah sembarangan,” ucap Eka.

Sementara, Kabid Peningkatan Kapasitas dan LB3, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lahat, M Jhonliadi menjelaskan, terkait persoalan sampah di Kabupaten Lahat, memang ranah pihaknya. Namun tidak akan selesai hanya mengandalkan DLH. Kecamatan dan desa, juga berperan mengatasi persoalan sampah, demi kesehatan masyarakat.

Baca Juga :   Bantuan 600 Ribu Per KK Bagi Masyarakat OKI Terdampak Covid 19

“Untuk di luar Kecamatan Kota Lahat, kita arahkan 1 desa punya 1 TPS. Pengangkutannya nanti dikoordinasikan, apakah 1x angkut per 1 minggu. Jika mau membuat TPA, minimal kecamatan punya lahan sekitar 4 hektar,” jawab M Jhonliadi. (Heru)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

About Heru Senovlan

Avatar

Check Also

Dua Jam Dibiarkan, Penumpang Bus Meninggal, Rupanya Karena Sesak Napas

Lahat, Detik Sumsel – Warga di sekitar Rumah Makan Alkinan, Kelurahan Pagar Agung, Kecamatan Kota …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *