Detik
Pemprov
Silaturahmi antara BPH Migas Dengan Pemkot Pagaralam pada Jumat malam (5/3).

Walikota Pagaralam Terima SK Penugasan dari BPH Migas

Pagaralam, Detik Sumsel- Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menyerahkan SK Penugasan dan Kuota Jenis BBM Tertentu (JBT) serta Kuota Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) tahun 2021 kepada Walikota Pagaralam. Kegiataan penyerahan dilaksanakan di rumah dinas Walikota Pagaralam, Sumsel. Kegiataan ini sekaligus silaturahmi antara BPH Migas Dengan Pemkot Pagaralam pada Jumat malam (05/03)

Kepala BPH Migas, Fanshurullah Asa yang juga putra asli Sumatera Selatan mengatakan penyerahan SK tersebut diberikan kepada Walikota Pagaralam Alpian Maskoni sebagai pengawas, berdasarkan hasil penilaian Tim Seleksi dan Sidang Komite BPH Migas, Penyaluran JBT tahun 2020 hanya ada dua badan usaha, sementara untuk penyalur JBKP hanya ditugaskan kepada PT Pertamina.Ujarnya

Baca Juga :   Anggarkan Rp 11 Miliar untuk Bantuan Permodalan

Untuk kuota BBM solar bersubsidi masing-masing konsumen dan pengguna transportasi khusus akan ditetapkan kuota per triwulanya. BPH Migas akan melakukan verifikasi realisasi setiap tiga bulan kedepanya di mana hasil yang akan digunakan itu untuk menetapkan kuota pertriwulan berikutnya jadi untuk kuota kedepanya bisa naik dan juga bisa turun berdasarkan hasil dari verifikasi tersebut,” ujarnya.

Upaya Pemkot Pagaralam dalam mengalokasikan BBM Bersubsidi harus menjadi fokus ke semua pihak Ke depannya. Indonesia punya sejumlah opsi untuk melakukan langkah penghematan BBM misalnya dengan program substitusi.

Walikota Pagaralam Alpian Maskoni dalam sambutannya menjelaskan, terkait dengan realisasi kuota BBM Subsidi di kota Pagaralam di tahun 2021 ada penurunan kuota di banding tahun 2020. Kedepannya bisa semakin sinergi antara Pemerintah Kota Pagaralam dengan BPH Migas. Permasalahannya di Kota Pagaralam, Sumsel Menopang beberapa daerah tetangga yang aktifitas keseharianya kebanyakan di kota Pagaralam.”Jelasnya

Baca Juga :   Sembilan ASN Lahat Incar Jabatan di Pemkab Lahat Tunggu Hasil Tes Kesehatan

Menurutnya, distribusi BBM ini telah melalui berbagai macam proses dan selalu ada defisit. Pemerintah meminta dua hal, agar hal tersebut tidddak berlarut-larut. Dalam himbauaannya kepada masyarakat, stakeholder serta pelaku untuk mengindari hal tersebut Saya berharap dengan adanya pertemuan ini kedepannya Kuota BBM akan bertambah,”pungkasnya.(rendi)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

About Rendi Pagaralam

Avatar

Check Also

Makmurkan 74 Masjid Dan 62 Musala

Muaraenim, Detik Sumsel- Menjelang bulan suci Ramadhan 1442 Hijriah, PT. Bukit Asam Tbk (PTBA) memakmurkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *