Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Daerah Wako Prabumulih Copot Pejabat Merokok

Wako Prabumulih Copot Pejabat Merokok

Tanggal : Pukul :
691
1
Wako Prabumulih Copot Pejabat Merokok
Wako Prabumulih Copot Pejabat Merokok

Prabumulih, Detik Sumsel — Setelah mengeluarkan imbauan tentang larangan merokok bagi pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Prabumulih sejak dua bulan terakhir, mulai Januari ini, aturan tersebut akan diterapkan secara tegas.

Bahkan, sanksi tegas telah disiapkan. Wali Kota Prabumulih, H Ridho Yahya menyebut akan mencopot pejabat yang masih merokok di lingkungan Pemkot Prabumulih dari jabatannya. Ia juga mengimbau warga yang mendapati pejabat masih merokok di ruang publik, untuk melaporkan kepada dirinya agar bisa ditindak tegas dengan melakukan pencopotan dari jabatan.

Aturan ini berlaku mulai dari Sekda, Asisten, Kepala Dinas, Kabid, Camat, hingga Lurah. “Larangan merokok ini sudah dikeluarkan dua bulan terakhir dan berlaku per Januari ini, jika masih mendapati pejabat yang melanggar, sanksinya akan dicopot dari jabatannya,” tegas Ridho, Selasa (07/01).

Baca Juga :   Kelebihan Bayar, Kontraktor Diminta Kembalikan Hasil Temuan BPK

Ridho menegaskan, aturan dan sanksi tegas tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap bawahannya. Aturan ini pun tidak hanya berlaku saat jam kerja di lingkungan kerja, tetapi juga saat berada di tengah masyarakat dan rumah.

“Aturan tersebut kita lakukan karena kita sayang sama mereka. Kalau wartawan atau masyarakat mendapati pejabat merokok di luar atau di rumah lapor kita, akan kita panggil dan ditanya apakah mau tetap merokok atau dicopot, kalau masih tetap merokok maka akan kita copot dari jabatan,” jelasnya.

Ia juga akan melayani istri pejabat yang melaporkan jika suaminya masih merokok dan akan langsung memanggil pejabat tersebut untuk ditanya ingin meneruskan merokok atau berhenti.

Baca Juga :   Pengundian Kios dan Lapak PTM II Dilakukan Empat Tahapan

“Larangan itu kan untuk kebaikan dan kesehatan mereka sendiri tanpa sadar juga mereka bisa menghemat kantong. Kepada para istri pejabat lapor saja kalau suaminya merokok maka akan kita copot jabatannya karena saya berlakukan ini untuk kesehatan, apalah untungnya merokok iya kan,” ucapnya.

Menurutnya, larangan merokok tersebut dikecualikan bagi Wakil Wali Kota. Namun, berkat larangan tersebut, Wakil Wali Kota justru memilih untuk berhenti merokok. “Begitu adanya larangan merokok istri Wawako berterima kasih kepada kami karena Wawako tidak lagi merokok atas adanya aturan itu, karena bukan apa kita ingin mereka hidup sehat,” ucapnya. (Ayu)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here