Diduga Baby Blues, Ibu Ini Hendak Melempar Bayinya ke Rel Kereta Api, Langsung Dicegah Pihak Keamanan

- Selasa, 5 September 2023 | 13:18 WIB
Para petugas tengah mengamankan seorang ibu nyaris buang bayi di stasiun Kereta Api Pasar Minggu, Jakarta  (Kolase tangkap layar akun Tiktok @akaross_)
Para petugas tengah mengamankan seorang ibu nyaris buang bayi di stasiun Kereta Api Pasar Minggu, Jakarta (Kolase tangkap layar akun Tiktok @akaross_)

Palembang, Detiksumsel.com -- Baru-baru ini viral unggahan yang memperlihatkan seorang wanita diamankan oleh pihak keamanan stasiun kereta api, karena hendak melempar bayinya.

Wanita tersebut diketahui hendak melempar bayinya ke rel kereta, diduga karena mengalami baby blues.

Untungnya dengan sigap para petugas keamanan memisahkan wanita itu dari bayinya.

Dilansir dari indozone.id Tampak seorang petugas menenangkan bayi yang menangis. Disisi lain, tampak petugas turut menenangkan wanita tersebut.

Hal itu diketahui terjadi di Stasiun Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Minggu (3/9/2023).

Baca Juga: Cak Imin sowan Guru Adam Noor Syarkawi

Netizen di internet mengingatkan: "jangan menyalahkan sepihak pada ibunya , tenangkan dulu, memang pasca melahirkan harus ada orang terdekat yang support, baby blues nyata".

Untuk diketahui, Baby blues adalah sebuah gejala yang sering dirasakan oleh seorang ibu seperti naik turunnya emosi sewaktu pasca persalinan.

Gejala dari baby blues sendiri adalah kondisi dimana seorang ibu akan merasakan kesedihan dan menangis yang disebabkan tanpa alasan, tidak sabar, mudah marah, merasa gelisah, kelelahan, perubahan suasana hati, serta insomnia. Biasanya baby blues ini dapat dirasakan empat atau lima hari setelah persalinan.

Penyebab dari gejala ini belum diketahui secara pasti, tetapi gejala ini sering sekali dikaitkan dengan perubahan hormon yang terjadi selama kehamilan dan kembali setelah melakukan persalinan.

Perubahan hormon tersebut dapat menghasilkan perubahan kimia dalam otak dan dapat membuat depresi.

Baca Juga: Empat Pemain Timnas Bakal Absen Lawan Turkmenistan

Selain itu, terjadi banyaknya penyesuaian yang akan terjadi setelah persalinan seperti gangguan saat tidur, gangguan rutinitas, dan emosi yang disebabkan dari pengalaman persalinan.

Gejala ini akan terjadi dalam kurun waktu beberapa menit hingga beberapa jam setiap harinya.

Halaman:

Editor: Retno Kurnia

Tags

Terkini

X