Beranda Daerah Ungkap Prostitusi Berkedok Rumah Makan

Ungkap Prostitusi Berkedok Rumah Makan

Tanggal : Pukul :
901
0
Salah satu Ruko yang dijadikan tempat Prostitusi di OKU Timur yang berhasil diungkap

Martapura, Detik Sumsel — Prostitusi berkedok rumah makan yang berada di Ruko Desa Triyoso Kecamatan Belitang, setelah dilakukan penggerebekan oleh Camat Belitang Ikra Sentana dan anggota Satpol PP terdapat dua orang wanita yang diduga satu orang dari mereka adalah wanita panggilan.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Wakil Bupati Fery Antoni yang memerintahkan kepada seluruh camat agar wilayah OKU Timur bebas dari praktek prostitusi.

Camat Belitang Ikra Sentana mengatakan, setelah dirinya mendapatkan laporan dari masyarakat kalau di wilayah Desa Triyoso ada tempat prostitusi yang berkedok warung makan. Setelah Camat dan anggota Satpol PP masuk ke warung makan tersebut memang semuanya terlihat biasa saja tidak ada tanda-tanda jika kalau lokasi tersebut dijadikan lokasi prostitusi.

“Namun setelah di periksa di lantai atas, terdapat bilik kamar yang digunakan sebagai tempat mesum. Kemudian di tempat tersebut ada dua orang yang menunggu, satu bernama Sri yang biasa masak kalau ada orang pesan makanan atau minuman,” ucapnya.

Kemudian ada salah satu wanita yang datang Bernama Eka, saat ditanya mengatakan kalau dirinya penunggu Ruko. Namun dugaan kuat perempuan tersebut merupakan wanita panggilan.

“Kita saat datang dilokasi lokasi prostitusi tersebut memang hanya kita temukan dua orang saja, karena disitu wanitanya bersifat panggilan,” jelasnya.

Kemudian kata Ikra warung tersebut diketahui milik Sumilah warga Kecamatan Belitang III namun pada saat penggerebekan pemilik warung tidak ada.

Sementara Eka salah satu wanita yang ada di warung tersebut mengatakan, kalau dirinya hanya menunggu ruko tersebut. Kemudian dirinya juga membenarkan kalau ditempat tersebut digunakan sebagai tempat prostitusi dan menyediakan dua wanita yang siap melayani laki-laki hidung belang.

“Saya ini hanya penunggu warung makan dan kopi saja ini pak, kalau wanita yang disediakan memang ada dua orang yang siap melayani laki-laki hidung belang,” ucapnya.

Kemudian kebanyakan lokasi tersebut kata Eka hanya sering dijadikan sebagai penyewaan tempat saja. Jadi para laki-laki hidung belang tersebut membawa wanita dari luar dan melakukan aksi mesum di warung tersebut.

“Kalau di sini hanya ada dua wanita yang disiapkan, kebanyakan laki-laki yang membawa wanita dari luar. Kita hanya menyediakan tempat untuk mesum,” ujarnya.

Kemudian kedua wanita tersebut disuruh untuk melakukan tanda tangan agar tidak mengulangi perbuatan yang sudah dilakukannya selama ini. “Saya janji pak saya tidak akan mengulangi perbuatan saya ini pak,” tandasnya.(rdn)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here