Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Pendidikan Udara Berbahaya, Siswa SD-SMP di Palembang Diliburkan

Udara Berbahaya, Siswa SD-SMP di Palembang Diliburkan

Tanggal : Pukul :
804
0

Palembang, Detik Sumsel — Kondisi kabut asap yang masih mengancam warga Kota Palembang, akhirnya disikapi Dinas Pendidikan Kota Palembang. Kepala Dinas Pendidikan Palembang, Ahmad Zulinto akhirnya mengeluarkan kebijakan meliburkan siswa SD dan SMP selama tiga hari.

Kebijakan merumahkan siswa yang dimulai sejak hari ini, Senin (23/09) ini berdasarkan informasi Dinas Kesehatan Lingkungan Hidup (DLHK) dan Dinas Kesehatan Kota Palembang yang menyatakan jika kualitas udara Kota Palembang masuk kategori berbahaya.

“Iya, kita liburkan selama tiga hari dari tanggal 23-25 September. Jika kondisinya masih berbahaya nanti kita akan tambah lagi hari liburnya,” ungkapnya, Senin (23/9).

Baca Juga :   Sekolah Dikepung Banjir, Disdik Liburkan Siswa

Ia menjelaskan, kualitas udara yang sangat buruk ini sangat rentan menyebabkan penyakit bagi siswa SD dan SMP. Paru-paru anak belum sekuat orang dewasa, sehingga lebih rentan terserang gangguan pernafasan.

“Upaya ini kita ambil untuk menyelamatkan warga sekolah (siswa dan guru) di Palembang. Jangan sampai mereka sakit,” terangnya.

Siswa SD Negeri 1 Kota Palembang
Siswa SD Negeri 1 Kota Palembang

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, Widodo mengungkapkan, pihaknya kembali memundurkan jam belajar siswa SMA sederajat menjadi pukul 09.00 dan mengimbau siswa untuk tidak melaukan aktivitas di luar ruangan.

Baca Juga :   Hari Ini Pendaftaran PPDB Online Dibuka

“Untuk kebijakan libur atau tidak, saya masih harus berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup, pagi ini kondisinya masih 147. Keputusan libur jika sudah mencapai 200. Anak-anak tetap belajar di sekolah, tapi jam masuk lebih siang dan diimbau untuk tetap berada di ruang kelas,” jelasnya.

Selain mengimbau agar aktivitas olahraga di luar ruangan dihentikan sementara, Widodo juga mengingatkan siswa tetap memakai masker serta menyarankan menaruh tanaman hidup di ruangan kelas.

“Untuk SD-SMP, kita imbau untuk mengambil kebijakan merumahkan siswa jika kondisi udara sudah berkategori berbahaya,” katanya. (dp)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here