Pemerintah Sumatera Selatan
Beranda Muara Enim Tunggu Izin Kemensos, Bantuan Sembako di Muara Enim Bakal Direalisasikan

Tunggu Izin Kemensos, Bantuan Sembako di Muara Enim Bakal Direalisasikan

Tanggal : Pukul :
104
0
Tunggu Izin Kemensos, Bantuan Sembako di Muara Enim Bakal Direalisasikan
Rapat evaluasi kinerja percepatan penanganan Coronavirus Disease Covid-19 di ruang Rapat Serasan Sekundang, Senin (4/5).

Muara Enim, Detik Sumsel- Setelah menunggu keputusan, akhirnya Pemerintah Kabupaten Muara Enim bakal merealisasikan bantuan sembako untuk masyarakat dalam waktu dekat ini. Bantuan tersebut khususnya masyarakat yang terdampak Covid-19.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim memastikan paket Sembilan Bahan Pokok (Sembako) untuk masyarakat yang terdampak Corona Virus Deasea (Covid-19), bakal segera didistribusikan dalam waktu dekat.

Plt Bupati Muara Enim Juarsah SH menyebutkan bahwa paket sembako sudah didistribusikan kepada masyarakat sebelum Hari Raya Idul Fitri 1441 hijriah tahun 2020.

“Mudah-mudahan sebelum lebaran Idul Fitri kita usahakan pembagian paket sembako,” tuturnya, dalam rapat evaluasi kinerja percepatan penanganan Coronavirus Disease Covid-19 di ruang Rapat Serasan Sekundang, Senin, (4/5).

Baca Juga :   Aset PDAM Muara Enim Diberikan ke Pali

Menurut Juarsah, semua masyarakat Muara Enim akan mendapatkan paket sembako tersebut, antara lain,  beras 10 kilogram, minyak 1 kilogram, gula 1 kilogram, gandum 1 kilogram, dan kecap manis 1 botol.

“Jadi ini kita realisasikan untuk semua masyarakat Muara Enim, kecuali ASN, TNI dan Polri, tidak boleh menerimanya. Saya minta kepada OPD lurah dan desa, betul-betul mendata warganya. Dipastikan menerima, sehingga kedepan tidak ada lagi laporan masyarakat yang tidak menerima bantuan,” jelasnya.

Sekretaris Daerah Muara Enim, Hasanuddin menerangkan, sembako untuk masyarakat ini direalisasikan melalui dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Dalam menggunakan APBD, Pemkab menggunakannya dengan asas ke hati-hatian.

Baca Juga :   Ini Penampakan Kantor Kades Pajar Bulan yang Layak Jadi Percontohan

Pemkab sendiri mengandeng Kejaksaan dan Kepolisian dalam pengawasan dana Covid-19 ini. Namun tidak ada laporan secara resmi tertulis dari Kemensos, Pemda mengharuskan mengelola sendiri dalam bentuk bantuan sembako kepada masyarakat.

“Pemerintah pusat hanya sekedar lisan saja ketika video conference, mengizinkan Pemda mengelola dana APBD, tidak ada hitam di atas putih. Karena kita selalu gunakan asas kehati-hatian agar kedepannya tidak menimbulkan masalah dikemudian hari” jelasnya.(ndi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here