Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan oleh Pemprov Sumsel
Ilustrasi

Tunggakan Hutang Jamsoskes OKU Timur Mencapai 7,9 Miliar

Martapura, Detik Sumsel — Hutang Pemerintah Sumatera Selatan terkait program Jaminan Sosial Kesehatan (Jamsoskes) Semesta pada tahun 2017 belum juga selesai. Bahkan untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di OKU Timur dan 22 Puskesmas di Kabupaten OKU Timur, mencapai angka Rp 7,97 miliar.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKU Timur dr. Erli Yani mengatakan klaim Jamsoskes Sumsel Semesta yang belum dibayar tahun 2017 terhadap dua RSUD saja sudah menyentuh Rp 6,74 miliar.

“Hutang tersebut merupakan dana sharing antara Pemprov dan Pemda, kita sudah beberapa kali berkoordinasi dengan Pemprov terkait pembayaran klaim Jamsoskes,” katanya kepada awak media.

Ditambahkannya, untuk tunggakan tahun 2015 dan 2016 sudah dianggarkan dalam APBD Perubahan OKU Timur sehingga hanya tunggakan tahun 2107 saja yang belum dianggarkan.

Baca Juga :   KH Said Aqil dan Menteri Hadiri Konferwil NU Sumsel

“Sharing inikan 60:40, dimana Pemkab OKU Timur berkewajiban membayar hanya 40 persen saja dan untuk tunggakan Jamsoskes tahun 2015-2016 itu akan dibayarkan tahun ini, untuk pencairannya menunggu dari Pemprov,” tambahnya.

Sedangkan, untuk pembayaran tunggakan Jamsoskes Semesta Sumsel pada tahun 2017 rencananya akan dianggarkan pada APBD 2019.

“InsyaAllah tunggakan Jamsoskes tahun 2017, pak Bupati berjanji akan mengangarkannya pada APBD 2019,”bebernya.

Sementara itu, Direktur RSUD Martapura dr Dedy Damhudi mengungkapkan, tunggakan hutang Jamsoskes pada tahun 2017 untuk RSUD Martapura belum dibayar selama lima bulan oleh Pemprov Sumsel.

“Terhitung dari bulan Agustus hingga Desember 2017, kita belum menerima pembayaran klaim Jamsoskes Sumsel Semesta yang jumlahnya Rp 954.022.400” ungkapnya.

Baca Juga :   Dua Pelaku Begal Bersenpi di OKU Ditembak

Dikatakannya, akibat tunggakan tersebut operasional rumah sakit sedikit terganggu karena uang jasa untuk tenaga dokter dan perawat belum bisa dibayarkan. Namun pelayanan rumah sakit tetap berjalan seperti biasa.

“Untuk pelayanan tetap kita usahakan prima, kita tetap melayani pasien dengan menggunakan program Jamsoskes untuk berobat sesuai dengan kemampuan,” katanya.

Meskipun begitu, ia berharap tunggakan Jamsoskes pada tahun 2017 segera dibayar oleh Pemerintah Provinsi Sumsel, karena dana Jamsoskes sangat diandalkan untuk pembayaran jasa dan pembiayaan operasional rumah sakit.

Ilustrasi

“Masalah ini sudah kita sampaikan ke Dinkes. Nanti mereka yang akan berkordinasi dengan Dinkes Provinsi. Kami berharap piutang ini segera dapat diselasaikan,” pungkasnya.(rdn)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC
Lakukan Penukaran Uang

About Eko Dedi Atmaja

Avatar

Check Also

Warga Pagaralam Keliling Cari Gas Melon

Pagaralam, Detik Sumsel – Bahan bakar gas elpiji ukuran 3 Kilogram (KG) beberapa hari terakhir …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jajaran Redaksi Media Online DetikSumsel.com mengucapkan Sumpah Pemuda