Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Advertorial Tunaikan Janji, Bupati Askolani Bangun Jalan Trans Pulau Rimau

Tunaikan Janji, Bupati Askolani Bangun Jalan Trans Pulau Rimau

Tanggal : Pukul :
474
0

Banyuasin, Detik Sumsel- Bupati Banyuasin H Askolani, Senin (29/7) kemarin melounching pembangunan tahap awal jalan trans Pulau Rimau sepanjang 5 Kilometer dengan titik nol berada di Tebing Keramat Desa Meranti Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin. Ini artinya Kerusakan jalan trans Pulau Rimau yang selama ini membuat susah masyarakat karena akses jalan berkubang lumpur akan segera teratasi dan ini juga sebagai bentuk menunaikan janji kampanye pasangan Askolani-Slamet.

Jalan yang dibiayai dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBD Kabupaten Banyuasin tahun anggaran 2019 senilai Rp 19,9 Miliar ini ditargetkan selesai empat bulan kedepan. Dan proses pembangunan tidak berhenti sampai disitu, karena akan dilanjut pembangunannya dengan menggunakan dana pinjaman Bank Sumsel Babel senilai Rp 77 Miliar.

Launching ini sendiri ditandai pemecahan kendi, dan pembacaan doa oleh KUA Suak Tapeh Drs H Jahri serta penggusuran jalan dengan alat berat oleh Bupati H Askolani dan Wabup H Slamet.

Selain dihadiri masyarakat, Kades dari tiga Kecamatan dan Camat Suak Tapeh, Camat Pulau Rimau dan Camat Selat Penuguan, Launching ini juga dihadiri Bupati Lebong Bengkulu, Wakil Ketua DPRD Banyuasin Heriyadi HM Yusuf, Ketua Komisi III Jupriyanto, Anggota Dapil VI Jupriadi dan Muhammad.

Bupati H Askolani mengatakan launching pembangunan jalan trans Pulau Rimau tahap awal ini Agar masyarakat tau kalau Pemkab Banyuasin bekerja dan serius mengurusi masyarakat. Dan ini juga sebagai bukti pelaksanaan komitmen mereka berdua dalam melaksanakan program infrastruktur bagus untuk mencapai visi misi Banyuasin Bangkit Adil Sejahtera 2023.

Setelah ini, pembangunan jalan Pulau Rimau akan dilanjutkan dengan pembangunan dengan menggunakan dana pinjaman senilai Rp 77 Miliar. Sedikitnya ada 7 jalan poros yang dibangun dengan dana pinjaman seperti jalan Tajaraya Betung, Tanjung Menang Banyuasin III, Tanah Mas Talang Kelapa, Rambutan, Airkumbang, Muarasugihan, Muarapadang dan Air Saleh. Sedangkan untuk jalan Tungkal ilir, Muara Telang dan Kecamatan lain yang tidak dibangum dengan dana pinjaman tadi akan di fokuskan melalui dana APBD 2020.

“Kami sangat komitmen layani masyarakat, target kami semua jalan di Banyuasin mulus bisa dilintasi kendaraan, “tegasnya.

“Semasa kepemimpinan saya dan pakde Slamet harus ada perubahan, maka harus fokus dan komitmen. Maka dari itu bukan hanya pemerintah yang harus komitmen,masyarakat juga salah satunya mulai hari ini tidak ada lagi yang mengangkut buah sawit atau barang lainnya melebihi 8 ton. Yang melanggar kami tindak tegas, “tandasnya.

“Sampai kiamat kalau hanya mengandalkan APBD Kab Banyuasin pembangunan di Banyuasin tidak akan selesai, maka perlu langka strategis pendekatan dengan Gubernur Sumsel alhamdulillah dapat Rp 47 M dan dari pusat melalui dana DAK pemerintah pusat Presiden Jokowi. Untuk Pulau rimau ini saja kita dapat Rp 19,9 Miliar dana DAK, “jelasnya.

Tidak hanya itu, Presiden Jokowi juga membantu Kabupaten Banyuasin pada tahun 2019 ini senilai Rp 1,4 Triliun untuk pengembangan kawasan lahan rawa dalam program Serasi.

Bupati Banyuasin H Askolani meminta komitmen bersama dari masyarakat agar tidak membawa muatan melebihi tonase jalan yang maksimal hanya 8 ton sehingga jalan yang dibangun bisa bertahan lama.

“Angkutan yang melebihi 8 ton akan ditindak tegas baik milik masyarakat muapun perusahaan, kalau melebihi muatan maksimal, jalan dipastikan akan cepat rusak tegasnya saat melounching pembangunan jalan trans Pulau Rimau kemarin.

Dinas Perhubungan Banyuasin lanjut Bupati untuk mengambil langkah tegas bila memang terdapat kendaraan yang melebihi tonase tersebut.

“Saya sudah perintahkan Dishub, bila ada yang melebihi tonase tanpa terkecuali kita sanksi, muatan kita bongkar. Karena kita ingin jalan ini awet, jadi mohon kerjasamanya demi Kabupaten Banyuasin,” tandasnya.

Tahun Jamak

Untuk pelaksanaan pembangunan tujuh jalan poros, izin pimpinan DPRD Banyuasin dan Kemendagri telah selesai, dimana sebelumnya ada rekomendasi dari Kementerian Keuangan. Dan Perda tahun jamak, diperkirakan dua minggu kedepan dapat diselesaikan DPRD Banyuasin.

Wakil Ketua DPRD Banyuasin Heriyadi HM Yusuf mengatakan DPRD Banyuasin sangat mendukung langka strategis Bupati Banyuasin dalam membangun infrastruktur jalan yang memang kondisinya hampir 80 persen rusak parah.

“Kita butuh pemimpin yang berani seperti ini, kalau tidak maka kerusakan jalan di Banyuasin tidak akan pernah tuntas, karena APBD Banyuasin tidaklah mampu untuk menyelesaikan itu semua, sementara masyarakat ingin semuanya bagus maka kami sangat dukung sekali, “tegasnya.

Sementara itu, H Fauzi Rozik Tokoh Masyarakat Suak Tapeh menyampaikan terima kasih atas pembangunan jalan trans Pulau Rimau tersebut. Dan dia berharap pembangunan yang dilakukan ini memang berkualitas sehingga bisa dapat di manfaatkan masyarakat dalam waktu lama. “Atas nama masyarakat, kami ucapkan terima kasih atas pembangunan jalan ini. Dan ini bukti bahwa Bupati dan Wabup telah menunaikan janji kampanye untuk memperbaiki jalan trans Pulau Rimau ini, “katanya.

Mantan Kades Lubuk Lancang ini juga mendukung himbauan Bupati H Askolani agar masyarakat tidak mengangkut hasil bumi atau angkutan lainnya dengan melebihi 8 Ton. “Kami dukung, dan langka tegas sangat diperlukan sekali, “tandasnya. (Adv)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here