Pemerintah Sumatera Selatan
Beranda Pendidikan Tingkatkan Mutu Pendidikan Dalam Menghadapi Indonesia 4.0

Tingkatkan Mutu Pendidikan Dalam Menghadapi Indonesia 4.0

Tanggal : Pukul :
247
0
Kegiatan Seminar dan Exhibition Microsoft di Novotel Hotel Palembang, Selasa (24/09)

Palembang, Detik Sumsel – Dalam menghadapi transformasi Indonesia 4.0, berbagai tantangan harus dihadapi Indonesia, khususnya di dalam dunia pendidikan. Dalam hal ini, sebuah perusahaan besar, yaitu Microsoft juga terus berupaya dalam membantu dunia pendidikan dalam bertransformasi di era digital.

Education Lead Public Sector Microsoft, Benny Kusuma mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini ingin terus membantu dunia pendidikan dalam bertransformasi di era digital melalui berbagai kegiatan, seperti kegiatan pelatihan terhadap para guru, serta memanfaatkan berbagai alat yang dapat digunakan di setiap sekolah.

“Saat ini teknologi banyak berbasis digital. Dalam hal ini Microsoft menyediakan Platformnya kepada sekolah maupun guru untuk bertranformasi,” ungkap Benny dalam kegiatan Seminar dan Exhibition yang diadakan Microsoft di Venue Novotel Hotel Palembang, Selasa (24/09).

Dirinya menjelaskan, dengan adanya Platform yang disediakan oleh Microsoft, guru dan murid dapat melakukan komunikasi pada Platform yang sama, sehingga guru tidak terbebani oleh suatu aplikasi yang harus dipelajari ulang.

Baca Juga :   Widodo Bakal Inapkan Guru ke Luar Negeri

“Murid-murid juga nantinya akan menyukai karena dinilai menarik serta mudah untuk difungsikan dan juga kolaboratif bagi mereka,” ucapnya.

Selaku Keynote speech dalam kegiatan tersebut, yaitu Pengembangan Teknologi Pembelajaran Ahli Utama Pustekkom Kemendikbud, Dr Sumarno menjelaskan, bahwa dalam meningkatkan dunia pendidikan, sangat diperlukan kolaborasi yang baik.

“Seperti Pemerintah dengan Swasta atau pun Pendidikan dengan Industri. Kalau Microsoft itu kan bisnis, namun disini yang kita butuhkan yaitu teknologinya. Jadi butuh Mutual Benefit,” ujarnya.

Masih dikatakan Sumarno, suatu kerjasama yang baik antara pendidikan dan perusahaan sangatlah diperlukan guna meningkatkan suatu kualitas pendidikan, khususnya di era Indonesia 4.0 saat ini.

“Para pengambil kebijakan di Kementerian ini juga akrab. Ini nanti InsyaAllah kita juga dilapangan kerjasama dengan baik. Kalau kita kerja sendiri-sendiri, nanti kita ditertawakan orang asing. Janganlah mudah di adu-domba, kalau kita tidak Bhinneka Tunggal Ika itu bahaya,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Drs. Widodo, M.Pd melalui Kepala UPTD Balai Tekkom, Dra Hj Nurlina MM mengungkapkan, dari segi pendidikan dengan memanfaatkan teknologi informasi, diharapkan permasalahan diera saat ini dapat teratasi.

Baca Juga :   Siasati Harga Kertas Mahal, Disdik Sumsel Bakal Terapkan e-Book

“Terutama dalam pemerataan dan keterbatasan jumlah guru yang ada. Seperti yang kita ketahui, saat ini Provinsi Sumatera Selatan yang terdiri dari 17 Kabupaten/Kota, dengan tingkat akses yang berbeda dan tingkat kesulitan yang berbeda,” ungkapnya.

Dirinya juga memaparkan, bahwa informasi berdasarkan data monitoring Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN) tahun 2019 di Sumatera Selatan, dari 495 SMA yang melaporkan secara online, hanya terdapat 46 sekolah diantaranya yang telah melakukan USBN berbsiskan aplikasi yang menjadi bagian terpenting.

“Namum kita bersyukur, karena tahun ini sudah 96 persen sekolah melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Dan kita berharap secara bertahap, untuk di tahun 2020 kita dapat melaksanakan UNBK hingga 100 persen,” pungkasnya. (wira)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here