Pemprov
Tim Medis RSUD OI Ancam Mogok Kerja

Tim Medis RSUD OI Ancam Mogok Kerja

Indralaya, Detik Sumsel – Sebanyak 150 tenaga honorer tim medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Ogan Ilir mengancam akan melakukan mogok kerja. Pasalnya, tidak ada kejelasan informasi terkait insentif dari pihak manajemen dalam menangani pasien positif Covid-19.

Seorang tenaga medis yang enggan disebut namanya membeberkan, saat ini RSUD OI telah dijadikan sebagai RS rujukan Covid-19. Namun, pegawai tersebut mengaku bingung dengan manajemen karena tidak ada pemberitahuan secara formal terhadap pegawai yang menangani pasien Covid-19 yang tengah mewabah ini.

“Dalam pembuatan satgas ini kita dibuat bingung tiba-tiba sudah masuk ke daftar satgas disuruh menangani tanpa adanya surat tugas ataupun pembahasan tentang insentif yang jelas,” ucap pegawai di RS tersebut, Minggu (17/05).

Baca Juga :   Presiden Serahkan Sertifikat Tanah, HD : Bisa Digunakan sebagai Modal Usaha

Berkaitan dengan insentif, pria ini menyebut dalam penanganan pasien yang diduga terkena Covid-19, juga belum ada informasi lebih lanjut. Tak hanya itu, dia menyebut honorarium di bulan April 2020 saja belum mereka dapatkan.

“Mungkin ada insentif penanganan tapi belum ada kejelasan juga berapa besarannya. Bahkan honor bulanan kita di bulan empat saja belum dikasih. Sekitar 150 honorer yang mogok kerja,” ungkapnya.

Semantara, Direktur RSUD OI, dr Roreta saat dikonfirmasi melalui pesan WA mengatakan, tenaga medis yang tergabung dalam satgas sudah tahu ada uang lelah penanganan Covid-19. Namun menurutnya, tenaga medis tersebut tidak mau melayani karena takut tertular.

Baca Juga :   Rektor Ditentukan Presiden, Ketua Pilrek Unsri : "Masih Tunggu Permen"

“Mereka tahu pak ado duit lelah untuk petugas yang menangani Covid-19 dan besaran uang lelah sesuai resiko pekerjaan, selain itu juga mereka bukan mogok kerja karena insentif tapi tidak mau melayani pasien Covid-19 karena takut tertular,” ujarnya singkat saat dihubungi via WA, Minggu (17/5). (AL)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Jamaluddin

Avatar

Check Also

Fokus Program Pemerataan

Kayuagung, Detik Sumsel– Luasnya daerah Ogan Komering Ilir (OKI) yang mencapai 19.023,47 Kilometer persegi (Km²) membuat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *