Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan oleh Pemprov Sumsel
REKONSTRUKSI : Ketiga Tersangka Saat meragakan Pembunuhan yang menewaskan Ponia dan Selvi di Tempat kejadian Perkara (TKP).(Foto:Rendi/Detik Sumsel).

Tika, Riko dan Jefri Peragakan 26 Adegan

Pagaralam, Detik Sumsel – Tim gabungan Polres Pagaralam menggelar reka adegan ulang atau rekontruksi, kasus pembunuhan ibu dan anak yaitu Ibu dan Anak yaitu Poniah (39) dan Selvia (13) Warga Gunung Gendang Kelurahan Besemah Serasan Kecamatan Pagaralam Selatan, oleh tersangka Tika, Jefri dan Riko.

Hal ini dilakukan guna melengkapi berkas perkara kasus yang sempat menggegerkan masyarakat Pagaralam bebebrapa waktu lalu.

Dalam adegan rekontruksi di beberapa lokasi terdapat 26 adegan yang diperagakan oleh tiga tersangka, dengan salah satunya di adegan yaitu adegan 11 korban dibunuh dengan sadis dengan cara dicekik dan di pukul menggunakan benda tumpul, lalu di buang di jembatan Endikat.

Baca Juga :   Askolani : Kami Sudah Anggarkan Rp 96 Miliar Untuk Jalan Pulau Rimau

Informasi yang berhasil dihimpun, dari beberapa lokasi Tempak Kejadian Perkara (TKP) yang dilakukan rekontruksi, ada beberapa lokasi yang dialihkan, yang dianggap sama dengan TKP dimana TSK melakukan aksinya.

Seperti TKP eksekusi pembunuhan yang seharusnya di laksanakan di Jalur Lematang, dialihkan di Kebanagung, dan TKP pembuangan mayat yang seharusnya jembatan Endikat, di alihkan di Jembatan menuju Perkantoran Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam, hal ini, demi keamanan dan kelancaran rekonstruksi.

Kapolres Kota Pagaralam AKBP Trisaksono Puspo Aji SIk, Melalui Wakapolres Kompol Tri Wahyudi SH didampingi Wakapolres Kasat Reskrim Iptu Acep Yuli Sahara mengatakan, salah satu alasan pengalihan TKP tersebut jelas karena kemanan dan kelancaran rekonktruksi, sehingga adegan yang diperagakan oleh ketiga tersangka harus dialihkan.

Baca Juga :   Upacara Hut RI ke-74 di Pagaralam Belangsung Khidmat

“Tidak dapat dipungkiri masih ada keluarga dan kerabat korban yang belum terima atas kejadian ini.”terangnya, usai menggelas rekontruksi, Rabu (9/1).

Sambung Wakapolres menjelaskan, dalam rekontruksi yang dilakukan pihaknya juga menerjunkan puluhan personil yang melakukan pengawalan penuh, agar semua rekontruksi yang dijalankan tidak terjadi sesuatu yang tidak dinginkan dan berjalan dengan lancar.

“Kita perkuat pengawalan dan pengaaman rekon ini, Pasalnya, tidak sedikit keluarga dan kerabat yang ingin menyaksikan rekonstruksi tersebut,”pungkasnya.(rendi)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC
Lakukan Penukaran Uang

About Rendi Pagaralam

Avatar

Check Also

Hadapi La Nina, Waspadai Cuaca Ekstrem

Pagaralam, Detik Sumsel – Memasuki musim penghujan tahun ini sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *