Pasang Iklan Detik Sumsel
Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Sriwijaya FC Tiga Poin Harga Mati!

Tiga Poin Harga Mati!

Tanggal : Pukul :
2641
0
Ilustrasi Sriwijaya FC versus Bali United. (Grafis: Ram/detiksumsel)

Palembang, Detik Sumsel-Tidak ada pilihan lain bagi Sriwijaya FC selain  wajib meraih kemenangan, pada laga big match menghadapi Bali United, Sabtu (6/10) pukul 18.30 WIB malam di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang.

Ya, Laskar Wong Kito harus mampu mempertahankan poin penuh dikandang, saat menantang tim berjuluk Serdadu Tridatu tersebut. Kala kedua tim berhadapan di laga pekan ke-24 kompetisi Liga 1 2018, besok.

Tiga poin menjadi harga mati bagi Yu Hyu Koo dan kawan-kawan, jika tidak ingin semakin dalam terperosok di papan bawah dan menjadi penghuni zona degradasi. Apalagi saat ini, tim kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan ini tengah terpuruk di posisi 14 klasemen sementara, dengan koleksi 26 poin.

Pelatih Sriwijaya FC Subangkit didampingi Zalnando memberikan keterangan pers jelang pertandingan melawan Bali United.

Pelatih Kepala SFC Subangkit mengungkapkan, tim asuhannya dalam kondisi siap melawan Bali United dan bertekad mempersembahkan penampilan terbaik, demi meraih kemenangan serta memperbaiki posisi di papan klasemen.

“Pada intinya kita sudah siap menghadapi Bali United. Persiapan kita juga sudah matang. Mudah-mudahan kita bisa tampil maksimal dan tidak kehilangan poin di laga kandang kali ini,”ucapnya pada sesi pre match confrence, Jum’at (5/10) sore di Press Room Stadion GSJ, Palembang.

Cak Su melanjutkan, guna memaksimalkan penampilan pemain di lapangan, dia dan jajaran pelatih lainnya telah menyiapkan strategi untuk meredam agresitas tim tamu, yang saat ini tengah berada di top performance.

“Kita tahu Bali United tim yang bagus dan banyak dihuni oleh pemain berkualitas di tiap lini. Karena itu kita mencoba untuk mempelajari cara bermain mereka, dengan melihat rekaman dua pertandingan sebelumnya melawan PS. TIRA dan PS. Barito Putra,”jelasnya.

Namun diakui eks pelatih Persiwa Wamena dan Mitra Kukar ini, tidak mudah untuk mendapatkan poin dari Bali United. Karena tim lawan memiliki lini serang yang tajam, serta pertahanan yang kuat. Apalagi setelah bergabungnya Mahamadou N’Diaye, yang sempat memperkuat SFC pada putaran pertama lalu.

Selain itu, Cak Su juga menyadari jika kondisi tim didikannya masih belum stabil dan mudah ditembus. 10 gol yang bersarang di gawang Teja Paku Alam dari 6 laga terakhir, menjadi bukti keroposnya sektor pertahanan yang digalang Goran Gancev dan Alan Henrique.

“Tentunya kita sudah berupaya maksimal untuk mengevaluasi kinerja tim, terutama di lini belakang dari beberapa penampilan terakhir. Dengan memperbaiki organisasi permainan yang masih kurang rapih,”lanjutnya.

Mengenai pencapaian maksimal yang berhasil diraih SFC, pada pertemuan pertama di Bali sebelumnya dengan skor 3-4. Subangkit berharap hal itu tidak akan menjadi beban bagi pemain. Justru dia menginginkan agar hal itu menjadi motivasi tambahan.

“Meskipun saat ini, kondisi tim kita berbeda 70% dari sebelumnya. Tapi kita tentunya harus tetap optimis, apalagi kita bermain didepan pendukung sendiri. Tentunya kita  menginginkan kemenangan,”harapnya.

Bek sayap SFC Zalnando menambahkan, dia mewakili pemain lainnya berjanji akan tampil dengan kemampuan terbaik, dengan harapan agar timnya dapat meraih poin penuh. Apalagi pertandingan digelar akan dihelat di kandang  sendiri.

“Seluruh pemain sudah siap lawan Bali United, dengan melakukan persiapan selama satu minggu lebih. Insya Allah, kita harus  mendapatkan poin penuh di  kandang,”tuturnya. (Iyop)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here