Gran Fondo
DITAHAN : Salah satu pejabat Disdikbud Pagaralam ditahan oleh Kejari Pagaralam.

Tiga Pejabat Disdikbud Pagaralam Ditahan Kejari

Pagaralam, Detik Sumsel – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Pagaralam resni menahan tiga pejabat dilingkungan Dinas Pendidikan dan kebudayaan (Disdikbud) Kota Pagaralam, hal ini setelah Kejari menetapkan tersangka (TSK) pada tanggal 26 Nopember lalu.

Ketiga pejabat tersebut yaitu MJ yang menjabat  PA sekaligus Kadisdikbud Pagaralam dan MP selaku PPTK yang juga merupakan Kasi Sapras serta BA selaku KPA dan PPK yang menjabat Kabid Dikdas.

Informasu yang berhasil dihimpun, ketiga TSK ditahan tersebut karena dugaan pidana pembangunan sarana prasarana yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2017 beberapa sekolah di Kota Pagaralam yang menyebabkan kerugian negara Rp.284.600.000.

Baca Juga :   Parhan Berzah: Motto PLN Menerangi Seluruh Nusantara Hanya Slogan Semata

Kajari Kota Pagaralam H.Jaja didampingi Kasi Intel Agustinus Gabriel melalui Kasi Pidum Willy Pramudya menegaskan dengan ditahanya ketiga TSK tersebut artinya semua yang berkaitan dengan perkara ini sudah seleasai.

“Makanya hari ini dilakukan penahanan terhadap ketiganya,”jelasnya, Selasa (11/12)

Diterangkanya, dua point yang dilakukan oleh ketiga TSK dalam perkara ini adalah pemotongan 20 persen pada saat pencairan untuk setiap pekerjaan serta pungutan untuk pembuatan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) sebesar Rp.29.400.000.

Kronoligisnya, bahwa pada awal 2017 Disdikbud mendapatkan alokasi DAK sebesar Rp.2.600.000.000 kemudian ada perubahan kegiatan menjadi Rp.2,471.000.000 untuk 6 sekolah dan akhirnya menjadi 4 sekolah.

Baca Juga :   Keluhkan Jalan Rusak, Pemkab Muba Segera Lakukan Perbaikan

Kejari mengatkan,penyidikan terhadap perkara ini sudah dilakukan sejak bulan Mei 2018 lalu namun sedikit terlambat karena menunggu audit dari BPK,namun dengan pemeriksaan 30 saksi dan kelengkapan dokumen maka perkara ini bisa selesai dan TSK resmi ditahan

“TSK sendiri mendapat ancaman hukuman pasal 2  maksimal 20 tahun dan pasal 3 15 maksimal 15 tahun dan pasal 12 ( e) dan  12 ( f) maksimal 12 tahun,”pungkasnya. (rendi)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Edy Parmansyah

Avatar

Check Also

Update COVID-19 Muba: Nihil Penambahan Kasus

Sekayu, Detik Sumsel – Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Minggu (29/11) mengkonfirmasi nihil penambahan kasus …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *