Gran Fondo
JOROK : Nampak Salah Satu Tumpukan Sampah Yang Terdpat Diwilayh Talang Jawa, Kecamatan Pagaralam Selatan.(Foto:Rendi/Detik Sumsel)

Tidak Miliki Tempat Sampah Memadai, Kebersihan Pagaralam Terancam

Pagaralam, Detik Sumsel – Meskipun Pemerintah Kota ( Pemkot) Pagaralam telah meminta pihak terkait dalam ini Dinas Lingkungan Hidup (LH) menambah jam pengambilan sampah dengan tujuan untuk mengurangi tumpukan sampah.

Namun fakta dilapangan program tersebut belum begitu efektif karena di berapa titik wilayah Pagaralam masih tampak masyarakat masih yang meletakan sampah di pinggir jalan.

Pantauan dilpangan, Selasa (25/6), seperti yang telihat di sepanjang kawasan Jalan Gunung, Talang Jawa hingga Simpang Nendaggung, Kecamatan Pagaralam Selatan, dimana masih terlihat puluhan titik tumpukan sampah di wilayah tersebut.

Purnomo (24), salah satu warga sekitar mengatakan jika penumpukan sampah yang dilakukan warga tersebut bukan tanpa alasan, salah satunya karena tidak adanya Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di kawasan tersebut. Selain itu juga karena masyarakat yang tidak sempat membuang sampah di pagi hari.

Baca Juga :   Kawal Dana Desa, Kejari OKI Sosialisasi TP4D ke Seluruh Kades

“Memang petugas kebersihan sudah melakukan pengambilan sampah dua kali sehari, yaitu pada pukul 07.00 dan Pukul 15.00 sore. Namun karena tak semua warga yang dapat membuang sampah tepat waktu, jadi penumpukan terjadi pada siang harinya.”ujarnya.

Sementara itu sebelumnya Kabid Pengendalian Analisis Dampak Lingkungan Dinas LH Bonsen Hadi mengatakan, jika tidak adanya TPS tersebut bukan karena tidak adanya ketersedian kotak sampah. Namun karena permasalahan dilpangan, salah satunya kotak sampah yang sudah diletakan diwilayah tersebut dirusak oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Baca Juga :   Sindikat Curanmor di Palembang Digulung

“Karena hal inilah, jadi semua kotak sampah bahkan kontiner kita tarik.”katanya.

Selain itu juga sambung Bonsen, kendala lainya yang membuat kotak sampah tak lagi ditempatkan diwilayah ini, yaitu sulitnya menempatkan kotak sampah, karena beberapa masyarakat enggan jika kotak sampah diletakan di depan rumahnya dengan alasan tidak ingin depan rumahnya kotor dan dapat menimbukan bau tidak sedap.

“Dengan alasan inilah kita berlakukan pengambilan sampah dua kali sehari, jadi agar tidak ada penumpakan sampah, kami mintak untuk masyakat dapat tepat waktu membuang sampah,” Pungkasnya. (rendi)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Rendi Pagaralam

Avatar

Check Also

3 Cara Mengatasi Rumination Pada Anak Korban Broken Home

Perceraian adalah peristiwa hebat yang sangat memengaruhi kehidupan anak, dimana perceraian dapat menciptakan kesedihan dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *