Pasang Iklan Detik Sumsel
Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda OKU Timur Tersinggung Rizal Habisi Nyawa Mujiah

Tersinggung Rizal Habisi Nyawa Mujiah

Tanggal : Pukul :
700
0

Martapura, Detik Sumsel — Jajaran Polsek Semendawai Suku III yang di pimpin oleh IPTU Jumeidi SH mengelar rekrontruksi pembunuhan dan pencurian dengan kekerasan (Curas) yang dilakukan oleh Rizal Singonang warga Desa Lubuk Seberuk Kabupaten Ogan Komering Ilir dengan korban saudari Mujiah (janda pemandu karaoke) pada 7 Juli yang lalu.

Tersangaka tega membunuh korban lantaran emosi karena Mujiah cerewet ingin cepat-cepat pulang ke OKI sedangakan keadaan yang jelek dan lampu motor tidak ada.
Kapolsek Semendawai Suku III IPTU Jumeidi SH mengatakan, dalam Rekrontruksi pembunuhan ada 9 adegan yang memperagakan aksi pembunuhan yang menimpa Mujiah dengan lokasi tanjakan/turunan Desa Karang Anyar Kecamatan Semendawai Timur. Adapun kronologis kejadian berawal pada hari Jumat 6 Juli tersangka dan korban akan pergi ke Gumawang untuk menjual sepeda motor milik Mujiah (korban red).
“Namun sebelum berangkat korban dan tersangka sempat bertemu dengan Suratman selaku kakak ipar dari korban dan memperkenalkan tersangaka. Kemudian sampai di Gumawang sepeda motornya tidak laku di jual dan mereka berdua menginap,” terang Jumeidi.

Selanjutnya pada tanggal Sabtu 7 Juli sekira puku 18.00 Wib dan kodisi sudah gelap korban dan tersangka akan kembali ke OKI kemudian sesampainya di Desa Karang Anyar korban meminta kepada korban agar lebih cepat lagi dalam berkendara, karena tersangka merasa kesal lantaran motor yang dikendarainya tidak ada lampu dan kondisi jalan yang rusak ahirnya mereka terjatuh.

“Saudari Mujiah (korban red) sambil telponan meminta Rizal untuk cepat dalam berkendara dan marah-marah, namun karena kedaraannya tidak ada lampu dan faktor jalan yang jelek ahirnya mereka terjatuh, kemudian ada mobil pick up yang lewat kemudian Mujiah meminta untuk naik, namun mobil yang di kendaraai oleh Susongko tidak memberikan tumpangan dan langsung pergi. Selanjutnya terjadilah adu mulut antara korban dan tersangka hingga Rizal gelap mata dan mengambil pisau panjang yang ia bawa dan mulai menyabet ke bagian kepala dan menusuk ke bagian perut Mujiah hingga korban tersungkur,” ungkapnya.

Selanjutnya Rizal pergi dengan membawa motor dan hp milik korban dan menjualnya untuk modal pergi ke Jakarta. Selanjutnya pihak kepolisian selama 23 hari melakukan pengembangan kasus ini ahirnya berhasil menangkap tersangka di rumahnya Desa Lubuk Seberuk.

“Berdasarkan perbuatan tersangka dikenakan pasal 338 dan 365 dengan acaman hukuman 20 tahun penjara,” jelasnya.
Sementara Rizal Sigonang (24) saat diwawancarai wartawan mengatakan, dirinya mengaku membunuh Mujiah karena korban cerewet dan omonganya menyingung perasaan Rizal. Karena merasa tidak terima dan gelap mata ahirnya Rizal membunuh Mujiah
“Karena saya tersingung dengan ocehan korban ahirnya saya menusuk dan menyabetkan pisau panjang yang setiap hari saya bawa ke korban,” terang Rizal yang merupakan anak bungsung dari 7 saudara dari pasangan Usman (alm) dan Farida.

Setelah membunuh Rizal langsung menjual motor jenis supra fit milik korban dan laku Rp 2,8 juta dan digunakanya untuk pergi ke Jakarta. Namun karena di tidak kunjung memperoleh pekerjaan dan ia akan melamar gadis pujaannya di Desa Tugu Mulyo ahirnya Rizal pulang bersama saudaranya yang di Jakarta sekaligus ingin melihat orang tuanya.
“Saya selama 20 hari kurang lebih di Jakarta tidak kunjung mendapatkan pekerjaan dan memutuskan untuk pulang ke OKI karena saya memiliki rencana akan lamaran dengan cewek asal Desa Tugu Mulyo OKI. Namun setelah saya sampai di rumah baru sehari semalam saya langsung di tangkap oleh pihal kepolisian,” ucapnya dibalik jeruji besi.
Padahal menurut Rizal, dirinya baru kenal dengan korban baru empat hari, namun karena ketersingunganya ahirnya nekat membunuh.(rdn)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here