Iklan
Pemprov
Tersangka Perambah Hutan Dilimpahkan ke Kejari Lahat

Tersangka Perambah Hutan Dilimpahkan ke Kejari Lahat

Ramlan tersangka kasus perambah hutan saat di Kejari Lahat, Foto Istimewa.

Lahat, Detik Sumsel – Masih ingat dengan Ramlan (53) tersangka perambahan hutan lindung di Desa Tanjung Raman, Kecamatan Kota Agung, Selasa (26/1) lalu. Perkaranya kini sudah dilimpahkan Unit Pidsus Satreskrim Polres Lahat ke Kejaksaan Negeri Lahat (tahap 2).

Aksi RML ini terbongkar berdasarkan informasi masyarakat, yang kemudian ditindak lanjuti oleh Unit Pidsus Satreskrim Polres Lahat, bersama Jajaran Polsek Kota Agung dan UPTD KPH Wilayah VIII Semendo Dinas Kehutanan Sumsel. Untuk menemukan jejak RML, aparat kepolisian saat itu harus menelusuri Hutan Lindung, Bukit Jambul, Gunung Patah, mendaki hingga ke ketinggian 1200 MDPL, sekitar dua jam perjalanan, atau 10 KM dari pemukiman warga.

Baca Juga :   Setiap Hari Warga Banyuasin Bersabar Hadapi Macet

“Tersangka dijerat pasal 82 ayat (1) huruf c, subsider pasal 83 ayat (1) huruf b, lebih subsider pasal 84 ayat (1) UU No.18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan kawasan hutan, Jo Pasal 37 UU No.11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja,” ujar Kapolres Lahat, AKBP Achmad Gusti Hartono SIK, melalui Kasat Reskrim, AKP Kurniawan H Barmawi, SIK, disampaikan Kanit Pidsus, Ipda Chandra Kirana SH, Senin (26/4).

Dari hasil pengungkapkan itu, hutan yang dirambah diperkirakan seluas 10.000 m2. Puluhan keping balok kayu jenis Cemare, yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah ditemukan sudah terpotong potong siap angkut ke luar lokasi hutan. Puluhan keping balok kayu itu dipotong menggunakan alat sinsaw, dengan ukuran 6 cm x 12 cm dan panjang 2 meter.

Baca Juga :   KPU Siapkan Akses Bagi Pemilih Penyandang Disabilitas

“Setelah melalui rangkaian penyidikan yang cukup, berkas perkara terhadap tersangka dinyatakan P-21 oleh kejaksaan Negeri Lahat, berdasarakan No. B-810,/L.6.14/Ep.1/04/2021,tgl 12 April 2021,” jelas Chandra. Sembari menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak segan memberikan informasi kepada pihaknya jika terdapat perambahan hutan, agar sumber o² (oksigen) terus lestari. (heru)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Tips Sukses Jadi Pemimpin Ala Kapolda Sumsel Untuk Generasi Milenial

Palembang, Detik Sumsel – Kapolda Sulsel Irjen Pol. Prof. Dr. Eko Indra Heri, S., M.M …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *