Detik
Pemilihan Ketua IPNU Sumsel

Terpilih Menjadi Ketua IPNU Sumsel, Ini Harapan Arip Farawita

Palembang, Detik Sumsel – Dengan dihadiri perwakilan 15 Kabupaten Kota di Sumatera Selatan, proses pemilihan Ketua Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Sumsel nampak berjalan dengan lancar dengan Arip Farawita, S.Psi sebagai ketua IPNU Sumsel terpilih.

Diketahui, disingkat dengan IPNU adalah sebuah organisasi pelajar Nahdliyyin yang berdiri pada tanggal 24 Febuari Tahun 1954 di Semarang. IPNU adalah salah satu organisasi di bawah naungan Jamiyyah Nahdlatul Ulama yaitu tempat berhimpun, wadah komunikasi, wadah aktualisasi dan wadah yang merupakan bagian integral dan potensi generasi muda Indonesia secara utuh.

Baca Juga :   SRITOS Bangun Town Square di Inderalaya

“Dalam 15 Kabupaten Kota tersebut, setiap Kabupaten Kota memiliki satu suara. Dalam pemilihan tersebut mempunyai hasil akhir dengan jumlah suara 8 berbanding 7, dengan perolehan saya sendiri yaitu 8 suara sementara Irpinsyah, S.Sos memperoleh 7 suara,” ungkap Arip saat dikonfirmasi Detik Sumsel, Selasa (04/12).

Arip menjelaskan, dengan amanah selaku Ketua IPNU Sumsel terpilih, Arip berharap kedepan silahturahmi IPNU dapat terus terjaga.

“Karena yang ikut kompetisi ini adalah sahabat-sahabat saya juga, saya harapkan juga dari Konferwil ini bukan menjadi sebuah permasalahan, namun menjadi sebuah program serta berproses dalam berorganisasi. Dan saya juga berharapa untuk dapat bersama-sama membangun organisasi ini,” katanya.

Baca Juga :   Usai Harimau, Kini Warga Lahat Diteror Orgil

Masih dikatakan Arip, dalam memimpin organisasi tersebut, dirinya tidaklah mampu tanpa bantuan dari pihak lainnya.

“Olah karena itu saya juga meminta dan sangat berharap Irpinsyah, S.Sos untuk menjadi sekretaris saya. Karena dalam membangun organisasi ini bisa lebih berkembang ke depan,” pungkasnya. (Wira)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Betta Agri

Betta Agri

Check Also

Pasal Upah, Pasutri Asal Empat Lawang Dibantai

Lahat, Detik Sumsel — Nasib naas dialami Zakani (55) dan Nur Aini (50) warga Pasar …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *