Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan oleh Pemprov Sumsel
Terlilit Hutang di Bank, Pasutri Gadaikan Mobil yang Mereka Pinjam
Iwan pelaku penggelapan mobil yang ditangkap anggota Reskrim Polsek Talang Kelapa

Terlilit Hutang di Bank, Pasutri Gadaikan Mobil yang Mereka Pinjam

Palembang, Detik Sumsel — Terlilit hutang di bank membuat Iwan (33) dan Rismiati (30) pasangan suami istri ini nekat menggelapkan mobil dan motor yang mereka pinjam demi untuk membayar hutang di bank.

Akibat perbuatannya kedua Pasutri Kelurahan Kenten Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin ini harus mendekam di jeruji Polsek Talang Kelapa Iwan sedangkan sang istri Rismiati ditahan di Polres Banyuasin setelah korbannya melapor ke polisi.

Modus penggelapan yang dilakukan keduanya yakni pura pura meminjam kendaraan milik korban pada 31 Maret 2020 lalu.

Tersangka Iwan meminjam mobil milik korban dengan alasan ingin mengambil uang di Bank. Korban yang percaya lantas meminjamkan mobil tersebut kepada tersangka. Setelahnya, tersangka pun tak kunjung mengembalikan mobil milik korban.

Sedangkan Rismiati menggelapkan sepeda motor dengan modus meminjam motor milik korban datang ke rumah korban bersama suaminya. Tidak hanya meminjam motor, pelaku juga meminjam bpkb motor korban lalu digadaikannya.

Rismiati mengaku motor korban jika digadaikan akan cair sebesar 25 juta yang mana 15 juta akan diberikan oleh korban dan sisanya untuk pelaku. Akan tetapi sudah beberapa lama korban pun belum juga menerima uang hasil gadaian tersebut.

Baca Juga :   Usut Kepemilikan Tambang Galian C di Pagaralam Diduga Milik Oknum Anggota Dewan

Merasa sudah ditipu pelaku, korban pun melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kepolisian Polsek Talang Kelapa.

Setelah melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan saksi, anggota Polsek Talang Kelapa pun berhasil meringkus pelaku.

Menurut tersangka Iwan, ia bersama sang istri nekat melakukan aksi penggelapan karena terlilit hutang di bank. Sehingga ia istrinya meminjam motor korban untuk digadaikan membutuhkan uang untuk membayar utang. Agar korban percaya tersangka berjanji akan menembus kendaraan korban yang telah mereka gadaikan.

“Kami ni butuh duet untuk bayar utang bank. Kami punya utang di bank yang kami pinjam untuk bangun rumah, tidak tau lagi cak mano nak bayar nyo makonyo kami menipu itu,” kata Iwan, Selasa (23/6/2020).

Baca Juga :   Kolaborasi Kenalkan Produk Pengrajin

Diakuinya aksi penggelapan yang mereka lakukan baru satu kali. Namun polisi tidak begitu saja percaya dengan pengakuan dari pelaku.

Kapolsek Talang Kelapa, Kompol Masnoni mengatakan modus kedua pelaku dalam melakukan aksi penggelapan yakni berpura-pura meminjam motor dan mobil kepada orang yang mereka kenal yang kemudian digadaikan oleh tersangka. Menurutnya aksi penggelapan yang dilakukan pelaku lebih dari satu kali.

“Modusnya meminjam dengan orang yang mereka kenal kemudian digadaikan di leasing dan uang tersebut digunakan keduanya untuk berfoya-foya,” kata Masnoni.

Korban dari pelaku penggelapan ini dikatakan Masnoni lebih dari satu dikarenakan modus yang digunakan pelaku banyak.

“Kemungkinan korbannya banyak karena modus pelaku ini banyak. Jadi jika masyarakat ada yang merasa menjadi korban silakan melapor ke Polsek Talang Kelapa untuk kita tindak lanjuti,” kata Masnoni.

Atas perbuatannya kedua Pasutri ini terancam  pasal 372 KUHP dan 378 KUHP dengan ancaman pidana selama 4 tahun penjara.(oji)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC
Lakukan Penukaran Uang

About Fauzi

Avatar

Check Also

Masuk ke Museum Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya, Pengunjung Wajib Memakai Masker

Palembang, Detik Sumsel — Pengelola museum Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya (TPKS) yang terletak di Jalan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *