Gran Fondo
Sita Eksekusi Bangunan oleh Pengadilan Agama Palembang

Terkait Perjanjian Kredit BSB, PA Palembang Sita Eksekusi Tanah dan Bangunan

Palembang, Detik Sumsel – Terkait perjanjian kredit di Bank Sumsel Babel Syariah, Pengadilan Agama Palembang lakukan sita eksekusi dua bangunan Hotel P di dua tempat berbeda, Selasa (04/12) kemarin.

Dengan didampingi pihak Polresta Palembang, Polsek Sukarami, Polsek IB I, serta pihak Pengadilan Agama, kedua Hotel yang berlokasi di Jalan Kolonel Burlian serta Jalan Soekarno Hatta Palembang langsung dilakukan sita eksekusi oleh pihak Pengadilan Agama.

Kuasa Hukum Bank Sumsel Babel, HM Antoni Toha SH MH dan Rekan menjelaskan, dengan adanya perjanjian kredit di Bank Sumsel Babel Syariah oleh Inisial SS yang menurutnya belum menyelesaikan kewajiban, maka pihaknya sengaja ajukan permohonan sita eksekusi melalui Pengadilan Agama.

“Kami mengajukan permohonan sita eksekusi melalui Pengadilan Agama karena perjanjiannya itu perjanjian Syariah,” ujar Antoni.

Menurut Antoni, setelah tempo yang telah ditetapkan dan diberikan surat peringatan dari Bank dari SKH untuk selama tiga kali, maka pihak Bank Sumsel Babel memberikan Kuasa ke Kantor Hukumnya dan meminta SS agar dapat memenuhi kewajibannya.

Baca Juga :   Direktur RSUD: Apapun Hasil Akreditasi, Pelayanan Harus Lebih Maksimal

“Sudah kita somasi dua kali serta sudah kita datangi untuk ketemu beliau yang bersangkutan, tetapi sampai pada saatnya respon tidak ada. Maka pada bulan September, kami mengajukan permohonan sita eksekusi melalui Pengadilan Agama,” tegasnya.

Ditambahkannya, berdasarkan permohonan dan telah di teliti oleh pihak Pengadilan Agama, maka dinyatakan kelayakan tersebut untuk disita.

Masih dijelaskan Antoni, SS melalui Kuasa Hukumnya sebelumnya juga meminta waktu delapan hari untuk menyelesaikan kewajibannya. Meski waktu telah diberikan, pihak SS masih belum dapat menyelesaikan kewajibannya.

“Oleh karena itu pihak Pengadilan Agama melalui Ketuanya mengatakan bahwa patut untuk dilakukan sita eksekusi. Tadi telah kita laksanakan sita eksekusi di dua tempat yang berbeda, satu di P Hotel yang berada di Jalan Kolonel Burlian, di depan taman wisata Punti Kayu, dan yang kedua P Hotel di Jalan Soekarno Hatta,” paparnya.

Baca Juga :   Tempuh Perjalanan Dua Jam Dengan Perahu Getek, Ini Perjuangan Petugas Salurkan Logistik Pemilu Diwilayah Perairan

Ditambahkannya, meski saat ini telah dilakukan sita eksekusi, namun untuk oprasionalnya masih dapat berjalan.

Menurutnya, guna menjamin kreditur, objek tersebut tidak dapat untuk dipindah tangankan.

“Sampai pada saatnya belum juga, maka objek ini akan kita lelang, begitu proses lelang telah selesai dan masih belum menyelesaikan kewajiban, maka akan kita lakukan eksekusi dan pengosongan,” tuturnya.

Masih dikatakan, setelah proses sita ekselusi tersebut, pihaknya akan segere mengajukan proses lelang.

“Kalau nanti hasil lelang itu melampaui daripada pinjaman, kita akan kembalikan kepada yang bersangkutan,” jelasnya.

Sementara, saat dikonfirmasi melalui salah satu pegawai Hotel P, Rabu (05/12) Ratna mengaku Menager Hotel P Jalan Kolonel Haji Burlian berada di luar kota sejak kemarin.

“Kalu bapak Managernya di luar kota, saya tidak berani berkomentar pak, karena itu bukan wewenang saya. Tetapi setahu saya, hingga saat ini Hotel masih tetap beroperasi seperti biasa kok,” ujarnya. (Wira)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Betta Agri

Betta Agri

Check Also

3 Cara Mengatasi Rumination Pada Anak Korban Broken Home

Perceraian adalah peristiwa hebat yang sangat memengaruhi kehidupan anak, dimana perceraian dapat menciptakan kesedihan dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *