Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan oleh Pemprov Sumsel
Jasad Wira Wijaya saat tiba di kamar jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Palembang

Terhirup Asap Hingga Kehabisan Oksigen, Jalal Tewas Terpanggang Dikebun Miliknya

Palembang, Detik Sumsel — Diduga akibat dikepung api saat membakar lahan dikebunnya sendiri. Wira Wijaya alias Jalal (75), ditemukan tewas terpanggang di area lahan miliknya di Dusun II Desa Nusa Makmur Kecamatan Air Kumbang Kabupaten Banyuasin, Kamis (25/10/3018).

Jasad petani ini ditemukan pertama kali oleh keluarganya, karena sudah satu malam ia tidak pulang ke rumah. Oleh petugas Polsek Air Kumbang jasad nya dikirim ke Kamar Jenazah RS Bhayangkara Palembang.

Diketahui, sehari sebelum ditemukan tewas, Jalal yang sudah berusia lanjut tersebut pamit pergi ke berkebun. Setelah dikebunnya kemungkinan membakar rumput dan dedaunan sehingga kobaran api merambat dan lahan sekitar dan membuat ia terkepung api hingga kehabisan oksigen lalu tewas terpanggang.

Baca Juga :   15 Anak Pelaku Kejahatan di Lahat, Tidak Penuhi Syarat Dapat Diversi 

“Kami curiga, semalam bapak tidak pulang, lalu kami cari di kebun dan ditemukan meninggal dunia. Kami tidak tahu kejadiannya. Pastinya bapak kemaren sore pamit pergi ke kebun,” ujar Sadiman (40), menantu korban, ketika dibincangi di Kamar Jenazah RS Bhayangkara Palembang.

Kapolsek Air Kumbang Iptu Apriyadi mengatakan, petugas mendapatkan laporan bahwa korban ditemukan tewas diareal perkebunan setelah keluarga melapor pagi tadi.

“Dugaan kami korban meninggal kehabisan oksigen karena asap dan api dari lahan yang dibakar. Karena korban saat itu sedang membakar sampah di lahan miliknya lalu api menyambar lahan sebelah dan korban terkepung api,” ujar Apriyadi.

Baca Juga :   Mawardi : Wisudawan Harus Mampu Ciptakan Lapangan Pekerjaan

Lanjutnya, lahan yang terbakar diduga milik korban sekitar satu hektar. Korban sengaja membuka lahan baru dengan cara membakar nya. Namun api yang dihidupkan oleh Jalan malah merambat ke arah kebun milik warga.

“Karena usianya sudah tua sehingga korban tak bisa bergerak dan banyak asap yang dihirup korban sehingga kehabisan oksigen. Usai menjalani visum, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka untuk dilakukan pemakaman,”tandasnya.(oji)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC
Lakukan Penukaran Uang

About Fauzi

Avatar

Check Also

Bongbongan Silaban SH. LLM Ketua PN Klas 1 A Khusus Palembang

Tak Disiplin, Ketua Pengadilan ini Dihukum Penundaan Pangkat Setahun

Palembang, Detik Sumsel, – Ketua Pengadilan Negeri klas 1 A khusus Palembang Bombongan Silaban SH dihukum …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *