Pemerintah Sumatera Selatan
Pemerintah Musi Banyuasin
Beranda Daerah Tegas Perangi Narkoba, PN Palembang Vonis Mati Kurir 79 Kg Sabu

Tegas Perangi Narkoba, PN Palembang Vonis Mati Kurir 79 Kg Sabu

Tanggal : Pukul :
301
1
Sidang vonis mati kurir 79 kg sabu di PN klas 1A khusus Palembang
Sidang vonis mati kurir 79 kg sabu di PN klas 1A khusus Palembang

Palembang, Detik Sumsel,- Ditengah status Republik Indonesia yang darurat narkotika, Pengadilan Negri Klas 1 A khusus Palembang membuktikan eksistensi dan ketegasannya dengan menjatuhkan vonis mati terhadap dua kurir sabu dengan barang bukti seberat 79 Kg.

Tak main-main, Kedua terdakwa, Santoso dan Herman dibuktikan bersalah melanggar pasal 114 ayat 2 UU Nomer 35 tahun 2009 tentang narkotika yang ancaman maksimalnya hukuman mati, “Setelah mendengarkan keterangan saksi-saksi dan barang bukti yang dihadirkan di persidangan berdasarkan fakta disimpulkan, kedua terdakwa secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah,” ucap ketua majelis hakim Erma Suharti SH MH yang juga wakil ketua PN Palembang, didampingi Anggota majelis Abu hanifa SH MH  dan Murni SH MH dimuka sidang, Rabu (3/06).

Baca Juga :   Sidang Perdata PT Hanuraba Sawit Kencana VS Masyarakat, Hakim Putuskan Gugatan Penggugat Tidak dapat Diterima

Setelah membacakan putusan, hakim memberi waktu kepada kedua terdakwa untuk pikir-pikir. Penasihat hukum terdakwa mengaku kecewa terhadap putusan tersebut. “Kalau melihat jumlah 79 kg sabu memang sangat besar. Tetapi harus dilihat dari fakta bahwa kedua terdakwa ini hanya kurir yang diminta mengantar barang, Sementara kita tahu bandarnya ke mana ini yang membuat kami kecewa,” kata salah satu pengacara, advokad Nizar taher SH MH bersama advokad Reza SH MH.Nizar mengatakan bakal mengajukan banding atas vonis mati 2 kliennya itu. Dia juga meminta pemilik sabu itu ditangkap.”Kami jelas minta keadilan” tegasnya.

Baca Juga :   Darmawi Pelaku Bobol Rumah Saat Beraksi Gunakan Jimat Agar Korban Tertidur

Disisi lain Jaksa Penuntut Umum Amanda SH MH dan Imam Murtadlo SH mengatakan, cukup puasa dengan putusan tersebut sehingga majelis sependapat dengan tuntutan mereka. ” Karena terdakwa melalui kuasa hukumnya banding maka kita akan terlebih dahulu melaporkan kepada pimpinan sembari menunggu waktu pikir pikir selama 7 hari,” terangnya.

Diketahui, Kedua terdakwa merupakan warga Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, yang disebut mendapat upah masing-masing Rp 25 juta. Sementara sang bandar, YN, masih misterius. Sebelumnya, kedua orang tersebut ditangkap jajaran Lanal Palembang pada Oktober 2019 di Muara Sungsang. Di sana, keduanya diamankan bersama 79 kg sabu yang disimpan dalam 4 koper.(vot)

1 KOMENTAR

  1. kurir di vonis hukuman mati, putus lah jalur tuk pengembangan nyo?? cakmano kabar bandar kecik, bandar besak dan produsen nyo kalu pihak awal tuk pengembangan kasus itu sudah “dibinasakan”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here