Pemprov
Kapolres OKU Timur  AKBP Erlin Tangjaya SH Saat Membubarkan Hiburan OT Lewat Batas

Tegas Kapolres OKU Timur Bubarkan Acara OT Melewati Batas Waktu

Martapura, Detik Sumsel — Sepertinya kejadian pembubaran hiburan orgen tunggal (OT) yang sudah melewati batas waktu yang dipimpin oleh Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya SH, SIK pada Selasa (12/03/2019) malam sekitar pukul 20.00 Wib mendapat respon positif dari Kholid Mawardi bupati OKU Timur.

Pemerintah Kabupaten OKU Timur mendukung penuh langkah Polres OKU Timur yang membubarkan hiburan Orgen Tunggal (OT) karena melebihi batas waktu yang diatur dalam surat edaran Bupati.

Hal ini disampaikan Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi S.Sos, MSi pada Rabu (13/3). Kesadaran masyarakat harus dibangun agar merubah kebiasaan yang kurang baik.

Baca Juga :   Kejar Pelaku Ranmor, Malah Dapat Senpira

“Selama ini masyarakat menggelar kegiatan pesta maupun hiburan OT  dari siang hingga malam. Sebenarnya hajatan itu tidak dilarang. Namun yang dilarang musik remix yang menggunakan OT,  karena rawan mengingat  OT sering dijadikan tempat peredaran Narkoba,” ujarnya.

“Saya ucapkan terimakasih kepada Polres OKU Timur yang sudah melakukan tindakan tegas, karena memang sudah Surat Edaran pembatasan hiburan OT hingga pukul 17.00 Wib,” ujarnya.

Kholid juga menambahkan, sebelumnya Surat Edaran  Bupati OKU Timur HM Kholid MD nomor 307/Setda/2019, dan Surat ini Edarkan kepada masyarakat.

Sementara itu kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya SH, SIK, mengatakan, pembubaran hiburan OT melewati batas waktu yang sudah ditentukan ini bukan tanpa dasar.

Baca Juga :   Serius Nyalon Ketua KONI Sumsel, Hendri Zainuddin Paparkan Visi Misi pada Pengurus Cabor

Yang sebelumnya sudah ada edaran dari Bupati OKU Timur batas hiburan tentang pembatasan hiburan OT hingga pukul 17.00 Wib. Bahkan Polres juga sudah membuat maklumat menindaklanjuti surat edaran Bupati OKU Timur tersebut. Karena melanggar alat keyboard yang digunakan disita dan dibawa ke Mapolres OKU Timur.

Selain itu juga hiburan OT pada malam hari menjadi tempat peredaran Narkoba dan sudah sangat meresahkan masyarakat. “Tujuan penertiban untuk menjaga keamananan daerah kita karena masyarakat sudah resah dengan hiburan Orgen Tunggal pada malam hari yang sering menjadi pemicu keributan,”ungkapnya.(rdn)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Eko Dedi Atmaja

Avatar

Check Also

Pelaku Pembunuhan Janda Muda di Hotel Rio Ditembak

Palembang, Detik Sumsel — Kerja keras polisi dalam mengungkap kasus pembunuhan Yuliana MS (25) janda …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *