Pemprov
Kepala Bapenda Lahat, Subranudin. Foto Istimewa.

Tarik PBB Masjid, Ini Sanggahan Bapenda Lahat 

Lahat, Detik Sumsel – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lahat, angkat bicara terkait Surat Pemberitahuan Pajak Bumi Bangunan (PBB) untuk masjid di Kecamatan Kota Lahat.

Kepala Bapenda Kabupaten Lahat, Subranudin SE MAP mengungkapkan, hal itu bukan sepenuhnya kesalahan dari Bapenda Lahat. Dijelaskanya, pada tahun 2020 lalu, Bapenda Kabupaten Lahat melibatkan pihak ketiga untuk melakukan pendataan objek pajak. Pendataan tidak melibatkan ASN dari pihaknya, akan tetapi hanya melibatkan RT/RW.

“Yang melakukan pendataan itu pihak ke tiga, yang hanya melibatkan RT/RW, RT/RW kan sudah tau kalau masjid tidak dipungut pajaknya, kenapa masih dimasukan, disinilah menimbulkan tanda tanya, ada apa”ungkapnya saat dikonfirmasi, Jumat (19/2).

Baca Juga :   Dibullying Empat Temannya, Orang Tua Korban Lapor Polisi

Subranudin menjelaskan, surat yang beredar tersebut adalah surat pemberitahuan, dan belum dilakukan penagihan. Sehingga, dapat dikembalikan untuk diperbaiki atau dihapus

“Belum nagih, itukan sebatas surat pemberitahuan, harusnya dikembalikan ke kami kalau ada kesalahan untuk di perbaiki ataupun dihapus datanya, tetapi ini kenapa tidak dikembalikan ke kami,”sesalnya.

Sebelumnya, warga Kota Lahat sempat heboh adanya surat pemberitahuan (PBB dari objek pajak, berupa Masjid di wilayah Kelurahan Talang Jawa Selatan, Kota Lahat. PBB yang harus dibayar oleh masjid, sebesar Rp. 41.158.(heru)

Baca Juga :   Banjir Bandang di Lahat Robohkan DAM Penahan Air
H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

About Heru Senovlan

Avatar

Check Also

Gubernur Targetkan Realisasi Vaksinasi di Sumsel Capai Angka 80 Persen

Palembang, Detik Sumsel –  Sejumlah upaya dilakukan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) untuk memutus mata …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *