Gran Fondo

Tarif Tol Palindra Naik, Pengendara Lebih Memilih Jalan Umum

Indralaya, Detik Sumsel – Tarif tol Palembang-Indralaya terhitung 21 September resmi dinaikkan oleh pemerintah pusat dari semula Rp 6000, kini menjadi Rp 20.000 untuk satu kali masuk bagi kendaraan jenis minibus.

Kenaikan tarif jalan tol Palindra sepanjang 22 Kilometer tersebut, membuat sejumlah pengendara mengaku lebih memilih melintasi jalan umum seperti sediakala. Alasannya, bagi pengendara yang biasa pulang pergi Palembang-Indralaya, untuk tarif Rp 20 ribu kalau dihitung-hitung bolak-balik sudah Rp 40 ribu.

“Bila dihitung perbulannya harus merogoh kocek Rp 800 ribu. Ke Indralaya, saya lebih memilih untuk melintas di jalam umum saja, walaupun jarak tempuhnya agak jauh dibanding melintasi jalan tol Palindra,” ujar Yap seorang pegawai yang kesehariannya bekerja di kawasan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir (OI).

Baca Juga :   Kalah Adu Penalti, Sriwijaya FC Masih Ada Kesempatan

Ia mengaku sama sekali tidak mengeluhkan terhadap kenaikan tarif tol. Alasannya, kendaraan juga tidak diharuskan melintasi jalan tol.

“Kalau jalan umum macet, tol Palindra bisa menjadi satu-satunya jalur alternatif menuju Palembang maupun Indralaya,” katanya.

Hal senada juga dikatakan Adi warga Palembang yang juga biasa pulang pergi Palembang-Indralaya mengatakan, dengan telah resmi dinaikkannya tarif tol Palindra, ia mengaku tidak begitu setiap hari melintasi jalan tol.

“Ya, paling tidak, dibatasilah, tidak mesti harus setiap hari melintasi jalan tol Palindra. Atau satu minggu sekali, itu aja,” kata Adi. Ia mengakui memang jalan tol bukan untuk rakyat biasa, tentu dibuat untuk masyarakat yang mempunyai penghasilan tinggi.

Saat dikonfirmasi, Pimpro Hk Tol Palindra Hasan Turcahyo menjelaskan, memang sudah perhitungannya, tarif Rp 6 ribu selama ini diperuntukkan bagi kendaraan golongan satu, hanya sementara.

Baca Juga :   5 Mahasiswa Unsri Wakil Indonesia dalam MTE

“Karena, beberapa waktu lalu ada sebagian kecil pengerjaan yang masih berlangsung, dan kini sudah seratus persen rampung,”ucapnya.

Menurut Kepala Operasional Cabang Tol Palindra Darwan Edison mengatakan, ini bukan kenaikan tarif. Melainkan, pemberlakuan tarif mulai dari gerbang tol Palembang menuju gerbang tol Indralaya.

“Semula hanya dikenakan tarif lama seksi satu mulai dari gerbang tol Palembang sampai ke Pemulutan senilai Rp 6 ribu untuk satu kali masuk. Kini, untuk seksi tiga mulai diberlakukan tarif baru yakni senilai Rp 20 ribu per satu kali masuk yang dihitung Rp 900 per kilometer untuk kendaraan jenis minibus golongan satu,” jelasnya. (AL)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Faz Detik Sumsel

Avatar

Check Also

3 Cara Mengatasi Rumination Pada Anak Korban Broken Home

Perceraian adalah peristiwa hebat yang sangat memengaruhi kehidupan anak, dimana perceraian dapat menciptakan kesedihan dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *