Detik
Desainer yang akan ikut meramaikan kegiatan Fashion dan Food Festival di PIM (maya/detiksumsel.com)

Tampilkan 17 Desainer Lokal dan 70 Tennat F&B di Fashion and Food Festival

Palembang, Detik Sumsel – Palembang Indah Mall (PIM) kembali mengelar Palembang Fashion and Food Festival (PF3). Even tahunan yang sebelumnya digelar pada awal tahun ini harus mundur dan digelar pada 4-15 November mendatang, menghadirkan konsep dan tema yang berbeda dari tahun sebelumnya, yakni Fashion Revolution.

Public Relation Palembang Indah Mall Asikin mengatakan, event ini bertujuan mengerakan roda perekonomian yang menurun akibat pademi covid 19 sekaligus media promosi para pelaku UMKM dan desainer di Sumsel dan juga mendukung promosi pariwisata melalui kegiatan fashion dan bagian dari salah satu even spesial pada 2020.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan kontribusi pengerak ekonomi terutama UMKM,” katanya, Jumat (30/10).

Ditambahkanya, untuk event ini akan sedikit berbeda dengan tahun lalu karena masih dalam kondisi pandemi sehingga protokol kesehatan harus menjadi prioritas.

Baca Juga :   Peduli Teman Tuli, Asuransi Astra Salurkan Masker Transparan dan Sembako

Saat fashion show saja yang dulu model bisa berganti pakaian berkali-kali, kini hanya boleh menampilkn satu pakaian saja sepanjang hari. Ini untuk menghindari kontak langsung dengan barang-barang yang berpotensi menjadi media penyebaran Covid-19.

Event ini akan diikuti puluhan desainer yang akan menampilkan koleksi anyar mereka yang disesuaikan dengan kondisi mode saat pandemi seperti ini dengan ciri khas menggunakan masker.

Asikin menambahkan, dalam kegiatan ini ada 17 desainer ternama di Palembang yang akan melakukan pashion show ditiap wenkend Sabtu dan Minggu dengan 30 stand exhebition yang akan meramaikan kegiatan ini.

Ditambahkanya, ada beberapa desainer akan menampilkan hasil karya mereka pada saat kegiatan ini diantaranya,
Disainer HYS, Hilda Amalia akan menampilkan jumputan perpaduan Palembang dan Jepang dengan tetap mempertahankan ciri khasnya yakni fashion berkelanjutan dengan mengahadirkan warna jumatan dari bahan sisa yakni ampas kopi dan tebu.

Baca Juga :   Hadirkan Menu Ala Jepang dengan Promo Special 

“HYS konsisten dengan temanya memanfaatkan bahan sisa setelah sebelumnya tahun lalu membuat fashion ready to wear dari kain perca,” jelasnya.

Sementara itu disainer Brilianto akan mempopulerkan Sulam Angkinan ready to wear, karena kain tradisional khas Sumsel ini dikemas ini hanya dikenal sebagai produk home dekor saja.

“Terobosan ini diharapakan bisa membuay penyulam mendapatakan penyulam mendapatkan penghasikan sekaligus mempertahankan warisan nenek moyang,” ujarnya.

Tidak hanya pakaian tapi ada 72 tenant F&B yang ada di PIM ikut dalam kegiatan ini. Dan bagi pengunjung kuliner dan food ada program menarik. Setiap bertransaksi Rp50 ribu, pengunjung langsung mendapatkan satu kupon undian yang akan diundi pada akhir acara, dengan hadiah utama Smartphone, voucher belanja dan hadiah menarik lainnya.(May)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Maya

Avatar

Check Also

Luncurkan WOWLabs, Wadah Kokreasi Anak Muda

Palembang, Detik Sumsel – Untuk mendukung generasi muda terus berkreasi ditengah kondisi covid-19, Smartfren meluncurkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *