Iklan Detik Sumsel

Tak Senang Dipandangi, Adef Pukuli Satria Hingga Babak Belur

0
132
Pelaku dan barang bukti kayu yang digunakan untuk menganiaya korban saat diamankan di Mapolsek Gelumbang.

Prabumulih, Detik Sumsel – Adef (28) warga Dusun I, Desa Sebau, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim ini terpaksa harus berurusan dengan polisi. Pelaku ditangkap lantaran telah melakukan aksi penganiayaan terhadap korbannya yakni Satria (29) warga Dusun III, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muar Enim.

Informasi yang dihimpun, berdasarkan keterangan korban dalam laporan polisi menjelaskan, aksi penganiayaan yang ia lakukan terjadi pada Senin, 03 Desember 2018 sekira pukul 22.00 wib.

Saat itu, korban tengah nongkrong di warung kopi milik Joni di desanya. Tidak lama kemudian, pelaku datang menemui korban. Keduanya terlibat pertengkaran mulut lantaran pelaku merasa tidak senang dilihati oleh korban.

Baca Juga :   Seminggu Menghilang, Laila Akhirnya Kembali ke Pangkuan Ibunya

Pelaku kemudian keluar dari dalam warung dan tak lama kembali masuk sembari membawa balok kayu. Pelaku lantas menyerang korban dengan memukulkan kayu balok tersebut ke arah kepala bagian atas sebelah kanan korban.

Akibatnya korban pun harus mengalami luka robek di bagian kepala. Atas kejadian tersebut korban melaporkan pelaku ke Polsek Gelumbang.

Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono SIK melalui Kapolsek Gelumbang AKP Indrowono SH mengatakan, pihaknya telah berhasil mengamankan pelaku berikut barang bukti kayu balok yang digunakan oleh pelaku untuk memukuli korban. Pelaku ditangkap pada Selasa 18 Desember 2018 sekitar jam 12.15

Baca Juga :   Pemindahan Pedagang di PTM 2 Masih Belum Jelas

“Pelaku berhasil kita tangkap, saat ini kasusnya masih dalam proses penyidikan. Penganiayaan itu dilakukan lantaran pelaku merasa tidak senang dengan korban,” ujar Kapolsek saat dikonfirmasi, Kamis (20/12).

Lebih lanjut Kapolsek Gelumbang mengatakan, atas tindakannya itu pelaku dijerat dengan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.

“Jika terbukti, maka pelaku diancam hukuman penjara diatas dua tahun,” pungkasnya. (Ichal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here