Gran Fondo

Tak Memikirkan Jukir, Lahan Parkir di OKU Akan Dikelola Pihak Ketiga

Baturaja, Detik Sumsel — Dinas Perhubungan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) optimis target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir dapat tercapai, hal ini dikatakan Kadishub OKU Aminelson, kepada Detiksumsel.com Selasa (19/9)

Ia menambahkan, PAD parkir hingga bulan ini baru mencapai 80 persen dari target sebesar  Rp 210 juta pertahun. “Tapi kita optimis hingga akhir tahun bisa tercapai” ujarnya.

Menurut Aminelson, untuk meningkatkan PAD dari sektor Parkir, pada tahun 2019 nanti, pengelolaan parkir di Kabupaten OKU akan dikelola oleh pihak ketiga. “Tahun depan kita tidak lagi mengelola parkir, sebab akan di pihak ketigakan”ungkapnya.

Proses untuk pengelolaan parkir ke pihak ketiga lanjutnya sudah berjalan, saat ini pihak Dishub OKU sedang melakukan uji petik dibeberapa titik kantong parkir, hal ini dilakukan untuk menghitung potensi PAD yang ditargetkan untuk pihak ketiga nanti.

Baca Juga :   Rampas Motor, Polisi Tembak Kaki Paman dan Keponakan

“Setelah kita lakukan uji petik, potensi PAD diperkirakan bisa mencapai 300 hingga 400 juta rupiah pertahun” tuturnya

Namun lanjutnya, berapa nanti besarnya target PAD yang ditetapkan untuk pihak ketiga masih akan kita bahas. “Nanti kita lelang kira-kira bulan Oktober ini sudah kita lalukan lelang, kalau mereka sanggup silahkan pengelolaan parkir kita pihak ketigakan”. Imbuhnya.

Dikatakan Aminelson, kantong parkir di OKU ada sekitar 60 lebih yang terletak di Pasar Atas Baturaja, Pasar Baru dan Taman Kota Baturaja. “Mudah-mudahan tahun 2019 sudah dikelola pihak ketiga” ucapnya.

Aminelson mengatakan program pengelolaan parkir ke pihak ketiga sudah diwacanakan sejak lama, namun Pemkab OKU masih harus melakukan revisi perda agar pengelolaan parkir ini bisa dipihak ketigakan. “Perdanya keluar tahun 2016, cuma lemahnya ada pasal yang menyatakan bisa dipihak ketigakan, akhirnya dilakukan revisi, selama revisi ini masih kita yang mengelola, tapi perda revisi keluar langsung kita pihak ketigakan” tuturnya.

Baca Juga :   Ditengah Pandemi Covid 19, Unbara Tetap Wisuda Mahasiswa

Disinggung bagaimana nasib juru parkir yang lama jika dikelola oleh pihak ketiga, Aminelson mengatakan, jika sudah dikelola pihak ketiga maka wewenang untuk tenaga juru parkir juga sepenuhnya diserahkan kepada pihak ketiga.

“Itu terserah pihak ketiga, apakah jukir lama masih mau mereka pakai atau mau meraka rombak itu terserah mereka” pungkasnya. (fei)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Feriandi

Avatar

Check Also

Polres OKU Gelar Simulasi Pengaman TPS

Baturaja, Detik Sumsel — Seorang warga yang membuat keributan di TPS 1 Baturaja terpaksa di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *