Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Daerah Tak Direspon Pemerintah, Warga Gotong Royong Perbaiki Saluran Air

Tak Direspon Pemerintah, Warga Gotong Royong Perbaiki Saluran Air

Tanggal : Pukul :
177
0
RUSAK : Tampak Warga Cawang Baru Kecamatan Dempo Utara Secara Swadaya memperbaiki jembatan Saluran Air Bersih Yang berulang Kali ambruk.(Foto:Net/Detik Sumsel

Pagaralam, Detik Sumsel CV – Diduga karena termakan usia ditambah kontur tanah yang labil saluran air bersih Dusun Cawang Baru Kecamatan Dempo Utara kembali ambruk.

Informasi yang berhasil dihimpun, kembali ambruknya saluran air bersih ini, mengakibatkan pengairan di areal tersebut terutama lahan persawahan menjadi terkendala. Untuk mengatasi masalah ini, warga setempat secara swadaya dan bergotong royong memperbaiki saluran tersebut walaupun masih darurat.

Vike Itteridi Alwi warga setempat kepada awak media mengungkapkan akibat kejadian ini sebanyak 70 bidang sawah garapan warga menjadi tidak bisa diolah. Selain itu akibat kejadian ini juga kolam ikan dan tempat pemandian umum warga menjadi terganggu.

“70 bidang saya warga kami jadi tak bisa diolah karena saluran air patah, kolam ikan juga jadi terganggu kondisnya juga air siring ini juga di manfaatkan untuk pemandian warga sehingga otomatis ikut terganggu,”keluhnya via telepon seluler. Sabtu (23/06)

Lebih dalam Vike menjelaskan, jika pihaknya sudah berulang kali memintah bantuan kepada pemerintah daerah untuk mengatasi persoalan ini namun hingga kini belum ada respon.

“Sudah pernah melapor ke pihak terkait mengenai persoalan ini karena kejadian ambruknya saluran air di dusun kami ini sudah berulang kali, namun kami harus kecewa karena belum ada realisasinya bahkan usulan kami sudah kami masukkan ke pemerintah tapi lagi-lagi tidak di respon bahkan setelah kami telusuri ke pihak dinas PU Pengairan tahun ini pun perbaikan siring itu ternyata juga belum di anggarkan,”ungkapnya.

Lanjut Vike menuturkan, dengan belum adanya kejelasan dari pihak terkait, warga sekitar mengambil inisiatif melakukan perbaikan sendiri dengan swadaya, agar puluhan bidang sawah dapat kembali teraliri air.

” Warga terpaksa patungan sebesar 100 ribu untuk warga yang memiliki sawah, 20 ribu untuk warga yang memiliki kolam ikan dan 10 warga lainya.”terangnya.

Warga berharap pemerintah bergerak cepat mengatasi persoalan ini karena hal ini menyangkut hajat hidup banyak warga dan perekonomian masyarakat.(rendi)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here