Detik
Ilustrasi

Tahun Politik, UMP Naik 8,03%

Jakarta, Detik Sumsel- Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri menegaskan, pemerintah menetapkan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) pada 2019 sebesar 8,03%.

Keputusan untuk mengerek UMP ini, kata Politisi PKB ini, mengacu kepada data Badan Pusat Statistik (BPS). Di mana, inflasi sebesar 2,88% dengan pertumbuhan ekonomi 5,15%.

“UMP sebagaimana yang kita mengetahui bersama rujukannya ada pada PP 78. Dan menurut ketentuan PP 78 itu kenaikan upah minimum provinsi pada tahun 2019 nanti yang akan ditetapkan pada 1 November 2018 itu sebesar 8,03 persen,” jelas Hanif.

Baca Juga :   Selama Libur Lebaran, Trafik Data Naik 57 Persen

Kata Hanif, Kemenaker telah menyampaikan data tersebut kepada para gubernur untuk menetapkan kenaikan UMP tersebut. Hanif pun juga meminta para gubernur agar segera memproses penetapan UMP 2019.

Lebih lanjut, Hanif mengatakan aturan untuk menaikkan UMP ini juga telah dipahami oleh para pelaku usaha. Dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun2015 tentang Pengupahan, lanjutnya, menjamin kenaikan upah setiap tahun para pekerja. “Salah satu fungsi dari PP 78 itu adalah memastikan agar pekerja selalu mendapatkan kenaikan upah setiap tahun,” kata Hanif.

Baca Juga :   KPK Geledah Rumah James Riady

Karena itu, ia menilai para pekerja tak perlu menggelar demonstrasi untuk menuntut kenaikan UMP. Selain itu, Hanif juga menilai, tren pertumbuhan ekonomi dan inflasi tersebut dapat membantu pelaku dunia usaha agar lebih bisa memprediksi kenaikan upah.(net)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Deby

Avatar

Check Also

Luncurkan WOWLabs, Wadah Kokreasi Anak Muda

Palembang, Detik Sumsel – Untuk mendukung generasi muda terus berkreasi ditengah kondisi covid-19, Smartfren meluncurkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *