Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Ekonomi Tahun 2019 BNI Targetkan Pembiayaan Kredit Naik Dua Digit

Tahun 2019 BNI Targetkan Pembiayaan Kredit Naik Dua Digit

Tanggal : Pukul :
323
0
Pemimpin BNI Wilayah Palembang, Dodi Widjajanto, bersama jajaran BNI lainya pada kegiatan Bike to Work bersama komunitas sepeda Palembang, Minggu (30/12).

Palembang, Detik Sumsel – Pertumbuhan kredit yang menunjukkan tren peningkatan di tahun 2018, menjadi dasar yang kuat bagi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menargetkan peningkatan penyaluran kredit di Sumsel tahun 2019 di angka 15 persen.

Tahun depan BNI akan memfokuskan penyaluran di sektor pembiayaan usaha, mikro, kecil, dan menengah (UMKM) selain itu juga tetap menggaet debitur dari sektor kredit konsumsi.

“Secara umum target penyaluran kredit BNI masih tetap sama seperti di 2018, namun pada 2019 ada kredit tambahan khusus untuk UMKM,” ujar Pemimpin BNI Wilayah Palembang, Dodi Widjajanto pada kegiatan Bike to Work bersama komunitas sepeda Palembang, Minggu (30/12).

Ia menambahkan, untuk wilayah kerja Kantor wilayah Palembang, yang meliputi

wilayah Sumsel, Lampung, Jambi, dan Bengkulu pun telah tersalurkan kredit sebesar Rp 995 miliar. Angka ini melampaui target penyaluran kredit yang ditargetkan selama tahun 2018.

“Khusus untuk wilayah Sumsel penyaluran kredit sampai Desember mencapai Rp 490 Miliar,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pada 2018 ini penyaluran kredit di wilayah Sumbagsel baik kredit konsumtif dan multiguna sebesar Rp 2,5 triliun atau naik 7,3 persen dari tahun 2017.

“Untuk kredit konsumtif telah disalurkan sebesar Rp 1,75 triliun multiguna Rp 730 miliar,” katanya.

Dari sektor konsumtif, bank milik pemerintah ini, akan menyasar sektor Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan renovasi rumah.

Pembiayaan perumahan pun akan lebih memperbesar pembiayaan KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Hingga bulan ini pun sudah ada 385 unit rumah subsidi yang dibiayai oleh BNI atau jika dinominalkan sekitar Rp 47,3 Miliar.

Di 2019 nanti, Dodi menargetkan akan ada kenaikan yang signifikan sekitar dua digit atau 15 persen untuk penyaluran kredit.

“Porsi pembiayaannya memang lebih tinggi untuk rumah FLPP. Untuk rumah komersil akan kami pasarkan untuk nasabah prioritas kami, nasabah Emerald,” kata Dodi.

BNI ternyata tidak hanya fokus pada penyaluran KUR Tani di lahan rawa pasang surut di desa Telang Tejo Kecamatan Muara Telang Kabupaten Banyuasin.

“Kita tidak hanya sendiri dalam penyaluran KUR Tani, tapi kita berjalan bersama bank pemerintah lainnya akan mengembangkan 500 ribu hektare lahan pertanian dan pada langkah awal sudah ada 200 ribu hektare,” jelasnya.

Untuk penyaluran kredit sampai saat ini juga sudah ada 300 an petani dengan penyaluran kredit Rp 600 Miliar. (May)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here