Beranda Pendidikan Tahapan Pemilihan Rektor Unsri Diulang

Tahapan Pemilihan Rektor Unsri Diulang

Tanggal : Pukul :
419
0
Empat calon rektor Unsri harus mengikuti rangkaian tahapan dari awal berdasarkan hasil revisi Biro Hukum Kemenristek-Dikti.

Palembang, Detik Sumsel- Setelah ditetapkan empat calon rektor Universitas Sriwijaya (Unsri) periode 2019-2023 pada 11 Juni lalu oleh Senat Unsri terpaksa harus dibatalkan, pasalnya ada aturan yang ditambah dan dicabut oleh Biro Hukum Kemenristek-Dikti.

“Ya, rangkaian tahapan pemilihan rektor Unsri ini harus diulang karena ada aturan Tatib (tata tertib, baca) yang ditambah dan dicabut oleh Biro Hukum Kemenristek-Dikti,” ungkap Prof Alfitri MSi, Rabu (26/6).

Baca Juga :   Empat Calon Rektor Unsri Bersaing

Dikatakan, aturan tatib yang ditambah yakni setiap bakal calon rektor harus memiliki pengalaman menjabat Eselon II dan aturan yang dicabut yakni yang mewajibkan bakal calon rektor harus memiliki pengalaman menjadi dosen 10 tahun.

“Karena berkaitan dengan dua aturan inilah, maka rangkaian tahapan pilrek Unsri diulang,” bebernya.

Lanjutnya, untuk tahapan Pilrek Unsri yang baru yakni tahapan sosialisasi balon rektor akan dimulai 25-28 Juni, penetapan bakal calon rektor 4 Juli, dan penyampaian visi misi serta penjaringan rektor Unsri 8 Juli.

Baca Juga :   Tumbuhkan Rasa Percaya Diri Melalui Seminar IT

“Empat calon yang ada tetap ikut dalam proses pencalonan ulang ini. Namun kita tidak tahu nantinya apakah bertambah atau berkurang bakal calon rektor Unsri,” pungkasnya.(tet)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here