Pemprov
Kasipidum Kejari Palembang, Satria Irawan SH MH
Kasipidum Kejari Palembang, Satria Irawan SH MH

Tahanan Pulang Naik Mobil Pribadi, Kasipidum: “Bukan Istimewa Tapi Sakit”

Palembang,  Detik Sumsel,Pasca dugaan adanya terdakwa di istimewakan dalam persidangan,  Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang,Satria Irawan SH MH menerangkan, terdakwa berinisial S bukan mendapatkan perlakuan istimewa melainkan sedangkan mengalami sakit sehingga petugas pengawal tahanan berinisiatif untuk langsung memberikan pertolongan mengingat kondisi S yang pucat pasi.

“Secara spontan petugas pengawal tahanan langsung mengantar terdakwa S tersebut kembali ke Rutan untuk menjalani pengobatan.Dikarena ditakutkan terjadi apa apa karena sakit yang dialaminya,”terangnya,Rabu (22/11).

Usai memanggil para petugas tahanan lanjut Satria, diketahui mereka yang berjaga dilapangan tidak sempat berkordinasi lagi dengan dirinya karena situasional dilapangan.”Karena waktu itu,kalau mau diantar dengan mobil tahanan saat itu sedang ramai karena pada hari Selasa libur nasional jadi dipindahkan ke hari Rabu.Artinya, disini tidak ada yang diistimewakan melainkan karena kondisi terdakwa sakit dan dikhwatirkan ada apa apa maka petugas dilapangan langsung berinisiatif memulangkan terdakwa ke Rutan,”ujarnya.

Baca Juga :   Hindari Kepunahan, Lestarikan Tembakau Perangai

Bermula terdakwa Safitri Indah Wuri als Indah binti M. Saleh Karim menawarkan kepada Isa Tjandra als Feni ( adik saksi korban) bahwa terdakwa mendapatkan tiket untuk keliling eropa sebanyak 50 tiket yaitu untuk 50 orang dalam rangka ulang tahun Sriwijaya Air.

50 tiket tersebut khusus untuk karyawan Sriwijaya Air, dan sudah bekerjasama dengan PT.Life Condotel dengan penyedia jasa tiket PT.Panorama Plaza Indonesia dengan jadwal pemberangkatan pada tanggal 12 April 2018  selama 12 hari, karena karyawan Sriwijaya Air tidak jadi berangkat, maka Sriwijaya Air menjual murah tiket tersebut  yaitu dengan harga Rp.20.000.000.-/orang.

Baca Juga :   Enam Nama Muncul Sebagai Kandidat Ketua PWI Sumsel

Dan apabila dapat sepuluh orang maka dapat free/gratis satu orang karena paket tour yang ditawarkan oleh terdakwa  sangat menarik, sehingga  saksi Isa Tjandra menawarkan paket tour tersebut kepada  saksi korban Farida Tjandra, dan saksi korban jadi tetarik, dan pada bulan Januari 2018 saksi korban mencari orang yang mau mengikuti tour keliling Eropa dan saat itu saksi korban berhasil mengumpulkan  sebanyak 14 orang  dan mereka telah memberikan uang DP sebesar Rp.10.000.000.-/orang.

Akibat perbuatan terdakwa tersebut maka  saksi korban  mengalami kerugian sebesar Rp.180.000.000. atau setidak-tidaknya lebih dari Rp.250.- yang sudah dikembalikan saat korban melapor ke polisi dan proses hukum berjalan.(vot)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Poetra

Avatar

Check Also

Tak Dilayani Sesuai Perjanjian, Motif Agus Habisi Nyawa Yuliana

Palembang, Detik Sumsel — Motif pembunuhan Yuliana MS di kamar Hotel Rio akhirnya terungkap. Tersangka …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *