Pemerintah Sumatera Selatan
Beranda Politik Swara Kandidat, Cara Lintas Politika Cerdaskan Pemilih

Swara Kandidat, Cara Lintas Politika Cerdaskan Pemilih

Tanggal : Pukul :
562
0
Direktur Lintas Politika Kemas Khairul Mukhlis saat memberikan sambutan diskusi swara kandidat

Palembang, Detik Sumsel- Lintas politika terus memberikan kontribusi sebagai lembaga yang konsen memberikan pendidikan politik kepada masyarakat melalui diskusi diskusi dwi mingguan Swara Politika. Lambat laun, program ini mendapat apresiasi dari publik dan juga calon anggota legislatif.

“Swara kandidat ini dapat menjadi ajang bagi Caleg menyerap aspirasi masyarakat. Dan bagi masyarakat, mereka dapat mengetahui visi, misi maupun program Caleg peserta Pemilu 2019,” kata Direktur Eksekutif Lintas Politika, Kms Khairul Mukhlis usai Diskusi Dwi Mingguan Swara Kandidat bertema “Sumpah Pemuda dan Politik Kaum Milenial, bertempat di Guns Cafe yang digelar oleh Lintas Politika, Rabu (31/10) malam.

“Dengan diskusi ini tidak lain dapat mencerdaskan masyarakat sehingga masyarakat dapat memilih caleg itu berdasarkan program yang ia tawarkan,” kata Mukhlis.

Baca Juga :   Bedah Rumah Warga Tak Layak Huni

Tampil sebagai pembicada dalam diskusi tersebut, Fauzi Amroh Caleg DPR RI dari Nasdem Dapil Sumsel 1, Hj Lury Elza Alex (Golkar dapil Sumsel 1), Nandriani Oktarina (Caleg DPD RI), Iwan Tuaji (Caleg DPRD kota Palembang dari Nasdem) dan Noverian Aditya (Caleg DPRD kota dari Hanura).

Salah satu narasumber dalam diskusi Noverian mengatakan, kaum milenial sangat berpotensi dalam pembangunan Sumsel. Kaum milenial ini, lebih ke sisi kreatif. Dari data yang ada, 70 persen orang Palembang lebih dominan otak kanan, yang artinya orang-orangnya kreatif.

“Saya harap Palembang itu akan menjadi Bandungnya Sumatera. Nantinya saya akan fokus pada industri kreatif, kebudayaan dan entrepreneurship (kewirausahaan), saya akan mengangkat santri entrepreneurship,” kata Noverian.

Sementara itu, calon DPD Nandriani Octarina menjelaskqn, sebelum mengusulkan pemekaran suatu daerah, harus dilihat dulu kesiapan daerah tersebut, terutama dalam hal infrastruktur jalan dan fasilitas pemerintahan.

Baca Juga :   Selain Sharing Kewirausahaan, di Palembang Sandiaga Uno Juga Bakal Blusukan ke Pasar

“Salah satu fungsi DPD itu kan controling, dalam hal ini, saya akan fokus untuk mengawasi pemekaran daerah. Daerah yang akan dimekarkan haruslah daerah yang siap, bukannya daerah yang tidak siap infrastrukturnya atau fasilitas lainnya,”kata Dia.

Selain pemekaran kata Nandriani, ia juga akan konsen pada pengawasan dana desa. Menurutnya, dengan nilai Rp 1 miliar satu desa, seharusnya mampu membantu kesejahteraan masyarakat.

“Dana desa ini jangan hanya untuk membangun jalan desa, atau jalan setapak ataupun pembangunan gapura saja, tetapi harus lebih dari itu, untuk pembangunan menyeluruh dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (Wira) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here