Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan oleh Pemprov Sumsel
Supriono Resmikan Dua Kecamatan Baru
Supriono Resmikan Dua Kecamatan Baru

Supriono Resmikan Dua Kecamatan Baru

Pangkalan Balai, Detik Sumsel – Bupati Banyuasin SA Supriono Senin (3/9) meresmikan dua kecamatan pemekaran dalam wilayah Kabupaten Banyuasin.

Kedua kecamatan ini, Kecamatan Selat Penuguan yang merupakan pemekaran dari Kecamatan Pulau Rimau dan Kecamatan Karang Agung Ilir pemekaran dari Kecamatan Banyuasin II.

Dengan peresmian dua kecamatan baru ini, maka sejak Banyuasin mekar tahun 2002 kini Kabupaten Banyuasin telah memiliki 21 Kecamatan dengan 288 desa dan 16 Kelurahan.

Dalam acara peresmian yang di pusatkan di Kecamatan Selat Penuguan, Bupati Supriono juga melantik Sarip SP sebagai Camat Kecamatan Selat Penuguan dan Yose Rizal sebagai Camat Kecamatan Karang Agung Ilir yang sebelumnya menjabat Sekcam Kecamatan Banyuasin II.

Supriono mengatakan pemekaran suatu daerah bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Caranya dengan peningkatan pelayanan kepada masyarakat, percepatan pertumbuhan kehidupan masyarakat, percepatan pelaksanaan pembangunan perekonomian daerah, percepatan pengelolan potensi daerah, peningkatan keamanan dan keterlibatan.

Baca Juga :   Lima Orang Diperiksa Terkait Karhutla di Pagaralam

“Saya berharap dengan pemekaran dua Kecamatan ini proses pelayanan masyarakat semakin baik dan adanya pemerataan pembangunan. Dimana Rentang kendali pelayanan diharapkan lebih maksimal dengan pemekaran dua kecamatan ini, “katanya.

Sementara itu, Bupati Banyuasin Terpilih H Askolani berharap pemekaran dua kecamatan ini membawa perubahan kearah yang lebih baik bagi masyarakat dan kedua daerah tersebut.

Menurut dia, Pemekaran harus memberikan dampak pada peningkatan perkapita dan PDRB dalam hal perekonomian masyarakat.Sehingga prioritas pembangunan harus disusun secara cermat mulai dari pembangunan infraskruktur dasar dan seterusnya.

Lalu, Pemekaran daerah harus mendorong semakin kuatnya kohesi sosial dan politik masyarakat. Pemekaran tidak boleh menyebabkan perpecahan apalagi sampai berujung konflik horizontal. Pemekaran juga harus dapat meningkatkan partisipasi politik masyarakat dalam pemerintahan dan pembangunan.

Baca Juga :   TPS 11 Pemilu Lanjutan Dijaga Ketat Aparat Kepolisian

Pemekaran daerah harus berdampak pada peningkatan dan pertumbuhan organisasi dan manajemen daerah yang berdampak langsung pada kualitas pembangunan. Hal ini meliputi perbaikan dalam Sumber Daya Aparatur, Sumber Daya Masyarakat, Sumber Daya Organisasi Perangkat, Sarana dan Prasarana Dasar. Dibeberapa daerah pemekaran, keterbatasan SDM Aparatur, Finansial, Organisasi Perangkat, dan sarana-prasarana dasar seringkali menjadi masalah besar dan tidak menunjukkan adanya perbaikan dari waktu ke waktu.

“Dengan pemekaran ini jangkauan pelayanan kepada masyarakat harus semakin efisien dan efektif karena masyarakat dapat langsung mendapatkan layanan oleh aparat setempat (di daerahnya). Inilah makna desentralisasi dalam perpektif pelayanan publik, dimana ada otonomi daerah untuk mengadakan dan memenuhi kebutuhan warganya,” tandasnya. (Faz)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC
Lakukan Penukaran Uang

About Faz Detik Sumsel

Avatar

Check Also

Merger Tiga Bank Syariah Targetkan Top 10 Terbesar di Dunia

Palembang, Detik Sumsel – PT Bank BRI Syariah Tbk (BRIS), PT Bank Syariah Mandiri (BSM) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *