Pemprov
AIR BERSIH : Anggota Polres Pagaralam Saat mengisi Bak Penampungan Warga Desa Dempo Karya.(Foto:Rendi/Detik Sumsel)

Sumur Warga Kering, Polres Terjunkan Water Canon

Pagaralam, Detik Sumsel – Setelah mendapat infomasi jika warga Desa Dempo Karya sedang mengalami kekeringan akibat musim kemarau yang mulai melanda Kota Pagaralam. Sejumlah anggota Polres Pagaralam dan satu unit mobil Water Canon diturunkan untuk membantu air bersih ke warga setempat, Jumat (10/5)

Informasi yabg berhasil dihimpun, Kedatangan anggota polres yang membawa air bersih tersebut langsung disambut baik warga, pasalnya sudah hampir satu pekan ini warga cukup kesulitan mendapatkan air bersih.

Tiba dilokasi anggota Polres langsung mengisi bak penampungan warga, selain itu mengisi penpungan, warga juga langsung membawa jerigen masing-masing untuk diisi air bersih yang akan digunakan untuk kebutuhan selama ramadhan.

Baca Juga :   Safari Ramadhan, IPC Palembang Santuni Ribuan Anak Yatim

Kapolres Pagaralam, AKBP Tri Saksoni Puspoaji SIk didampingi PS Paur Humas Polres Pagaralam Bripka Paino SE mengatakan, jika tindakan yang dilakukan Polres Pagaralam tersenut atas dasar inisiatif sendiri memberikan bantuan air bersih kepada warga Dempo Karya.

“Kami mendapat kabar bahwa desa Dempo Karya mengalami kekeringan. Akibatnya warga kesulitan mendapat air bersih karena sumur mulai kering. Untuk itu Kapolres memerintahkan untuk membantu air bersih dengan menggunakan mobil water canon,”katanya.

Bahkan, pihaknya tidak segan membantu masyarakat lainya yang memang sedang mengalami kekeringan.

“Kami sudah perintahkan warga untuk menghubungi Polres Pagaralam jika sedang mengalami keleringan kami siap kembali mensuplay air bersih,”ujarnya.

Salah satu warga Desa Dempo Karya Rudi mengatakan, jika bantuan air bersih yang dilakukan Polres Pagaralam sangat membantu warga. Pasalnya warga tidak perlu jauh-jauh kekawasan Tangga 2001 untuk mengambil air bersih.

Baca Juga :   Tahun Depan, Pembangunan Fly Over Basuki Rahmat Dimulai

“Sebelum ada bantuan air bersih dari Polres ini kami mengambil air dari kawasan Tangga 2001 yang lokasinya cukup jauh dari permukiman warga,” ujarnya.

Saat ini sumur warga mulai kering karena musim kemarau. Sedangkan air PAM kadang hidup dan kadang mati. Akibatnya penduduk pun harus ngantre air bersih yang disalurkan lewat selang dari tangga 2001.

“Bahkan jika air di tangga 2001 kering kami terpaksa harus mengambil air didusun Tegur Wangi,” katanya. (rendi)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Rendi Pagaralam

Avatar

Check Also

Awal Tahun, Sudah Ada Puluhan Janda Muda di Lahat

Lahat, Detik Sumsel – Data mencengangkan kali ini dikeluarkan oleh Pengadilan Agama Kabupaten Lahat. Terhitung …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *