Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan oleh Pemprov Sumsel
Tampak salah satu warga sedang mengambil air di kolam retensi untuk kebutuhan sehari-hari. Foto Heru/DS

Sumur Mengering, Warga Lahat Gunakan Air Kolam Retensi

Lahat, Detik Sumsel — Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Lahat, rupanya bukan hanya berdampak pada terbakarnya sejumlah lahan. Bagi masyarakat yang tidak berlangganan air PDAM Titra Lematang, kini harus merasakan sengsaranya tidak punya air. Pasalnya, sumur-sumur milik warga, kini mulai mengering.

Alhasil bukan hanya mengandalkan air dari Sungai Lematang, sejumlah warga kini bahkan rela mengangkut air dari kolam retensi yang berada di sekitar area Lapangan Seganti Setungguan, Kelurahan Kota Baru, Kota Lahat. Padahal air dikolam itu tergolong tidak layak digunakan untuk mandi, ataupun minum masyarakat.

“Ya terpaksa mas, kalau mau beli air terus, tekor mas. Yang penting cukup untuk cuci piring, cuci baju dulu. Air sumur sudah sedikit, cukup untuk memasak saja,” ujar Herdi, warga Kelurahan Kota Baru, Lahat, Selasa (10/10).

Baca Juga :   Jaket Bomber Gambo Muba, Diserbu Pengunjung Kriyanusa

Menanggapi hal tersebut, Kepala PDAM Tirta Lematang, Hermidi SH mengatakan, warga yang kekurangan air saat ini, yang tidak berlangganan ke pihaknya. Bagi yang berlangganan, air tetap melimpah. Karena produksi air lebih dari cukup, untuk memenuhi kebutuhan air ke 4.100 pelanggan. Pihaknya memberikan solusi, bagi warga yang butuh air bersih, bisa membeli ke PDAM Lahat.

“Untuk pelanggan, air bukan lagi cukup, tapi berlimpah. Kita siapkan saja antar air jika ada permintaan. Jika diluar air 1 tedmond kapasitar 1000 liter Rp 60 ribu. Untuk 1 tengki kapasitas 4000 liter air dari kita, hanya Rp 150 ribu,” kata Hermidi.

Baca Juga :   Di Bui, Kabag Keuangan Pemkot Ajukan Tahanan Kota, Dirut PT Pelita Minta Bebas

Disisi lain, kepala BPBD Kabupten Lahat, Marjono menuturkan, sejauh ini belum ada rencana untuk membagi bagikan air bersih kepada masyarakat, seperti tahun lalu. Mengingat anggaran untuk itu, saat ini tidak ada. Untuk prediksi sampai kapan kemarau ini berakhir, pihaknya belum bisa memastikan.

“Kalau air bersih, jelas bukan wewenang kita. Tapi jika ada permintaan diluar air konsumen, pihaknya siap bantu memberikan air,” tutur Marjono. (heru).

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC
Lakukan Penukaran Uang

About Heru Senovlan

Avatar

Check Also

Selamat, 352 Peserta Lulus CPNS Lahat

Lahat, Detik Sumsel — Seleksi penerimaan CPNS Kabupaten Lahat Tahun 2019 yang dilaksanakan Tahun 2020, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jajaran Redaksi Media Online DetikSumsel.com mengucapkan Sumpah Pemuda