Pemerintah Sumatera Selatan
Pemerintah Musi Banyuasin
Beranda Advertorial Sumsel Kembali Raih WTP Tahun 2019 dari BPK-RI

Sumsel Kembali Raih WTP Tahun 2019 dari BPK-RI

Tanggal : Pukul :
267
0
Suasana sidang paripurna DPRD Sumsel saat penyerahan WTP

Palembang, Detik Sumsel – Untuk keenam kalinya sejak tahun 2014 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK atas penggunaan APBD Sumsel tahun anggaran 2019 itu diserahkan Kepala Perwakilan BPK RI Sumsel, Hari Purwaka kepada ketua DPRD Sumsel Hj RA Anita Noeringhati,SH,MH disaksikan Gubernur Sumsel H Herman Deru dalam rapat paripurna istimewa DPRD Sumsel, Senin (29/6).

Diraihnya opini WTP tersebut disampaikan langsung oleh Anggota V BPK RI Bahrullah Akbar secara virtual melalui aplikasi zoom dari Jakarta  pada rapat Paripurna Istimewa I DPRD Propinsi Sumsel.

Rapat paripurna ini dihadiri langsung Gubernur Sumsel H.Herman Deru dankepala BPK RI perwakilan Sumsel Hary Purwaka.

Penandatangan WTP oleh Ketua DPRD Sumsel RA Anita Noeringhati

Anggota V BPK-RI BahrullahAkbar mengatakan, opiniWTP adalah penilaiabn pemeriksaan atas kesesuaian penyusunan laporan keuangan  daerah yang dianggap sudah memenuhi kriteria standar akutansi keuangan  Pemerintah.

“BPK RI menyampaikan apresiasi kepada pemerintah propinsi Sumatera selatan yang telahg mempertahankan opini WTP yang ke 6 kalinya.”Jelasnya dalam rapat paripurna Senin (29/06)

Rapat di pimpin oleh Ketua DPRD Provinsi Sumsel, Anita Noeringhati, Wakil dan Anggota DPRD Provinsi Sumsel, Sekda Provinsi Sumsel Nasrun Umar, Pimpinan BPK RI Sumsel, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) dan tamu undangan lainnya.

Ketua DPRD Sumsel, Anita Noeringhati berharap, opini WTP ini supaya betul-betul di implementasikan dalam pengelolaan keuangan negara di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), agar dalam perencanaannya lebih transparansi dan akuntable.

“Selamat kepada Pemprov Sumsel yang telah mempertahankan opini WTP, saya harap ini bukan menjadi kebanggaan yang hanya sampai disitu,” ujarnya saat usai rapat paripurna.

Gubernur Sumsel Herman Deru saat menerima WTP dari ketua DPRD Sumsel RA.Anita Noeringhati

Namun kader Golkar Sumsel ini menilai, ada beberapa catatan yang harus diperbaiki untuk kedepannya, seperti pengelolaan aset, dan DPRD Sumsel akan mendorong terus menerus untuk mengimpetarisir aset meskipun belum juga mencukupi.

“Hal ini yang menjadi catatan, dan juga nantinya ada catatan yang akan menjadi bahan untuk komisi-komisi yang membidangi. Tentunya dengan opini WTP ini Sumsel lebih giat lagi untuk pengelolaan keuangan yang lebih transparan,”Jelasnya

Sedangkan untuk kendala pengelolaan aset yang bergerak maupun yang tidak bergerak, ia menjelaskan, yang paling susah adalah benda bergerak. Sedangkan yang tidak bergerak masih terus menerus akan di telusuri mana yang perlu untuk dihapuskan, begitupun yang dipakai juga untuk siapa.

“BPK pemeriksaannya secara fisik, tidak hanya catatan. Artinya kalau catatannya sekian, fisiknya juga harus sekian, itulah kenapa setiap tahun masih ada temuan,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Sumsel, Herman Deru sangat bersyukur, bahwa Pemprov Sumsel kembali meraih Opini WTP dari BPK RI Sumsel. Namun, hal demikian tentu masih jauh dari sempurna. Karena masih ada yang perlu ditingkatkan lagi.

Suasana Rapat Paripurna

“Kita wajib bersyukur di tahun 2019 kemaren LHP nya sudah disampaikan tadi oleh BPK. Kedepan kita akan tingkatkan lagi seperti pengolaan aset, karena Provinsi Sumsel ini sudah terbentuk setengah abad. Tentu kita harus tuntun juga dan ini butuh keseriusan untuk membenahi ini karena ini ada kaitan dengan kekayaan provinsi, ini yang menjadi berat dan harus kita perbaiki, dan saya yakin selama niat kita sama, ini akan bisa kita perbaiki,”Ungkapnya. (Adv/May)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here