Gran Fondo
Pelaku saat di amankan di Mapolres OKU. 

Sueb Pelaku Curas Spesialis Motor di OKU Diringkus

Baturaja, Detik Sumsel — Aksi pencurian sepeda motor (Curanmor) yang dilakukan Sueb (24), warga SP3, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu terhenti setelah polisi dibantu warga meringkusnya.

Kapolres OKU AKBP NK Widayana Sulandari mengatakan pelaku terkenal sangat licin saat menjalankan aksinya, menurut pengakuan tersangka ia sudah melakukan aksi curanmor sebanyak 8 kali ditempat yang berbeda.

“Dari hasil penyelidikan baru kita dapati 3 LP kejahatan yang dilakukan tersangka, namun hal ini masih dalam pengembangan sesuai pengakuan tersangka,”kata Kapolres OKU AKBP NK Widayana Kamis (20/6).

Dikatakan Kapolres, setiap beraksi pelaku selalu sendiri, dengan mengunakan kunci T pelaku hanya memerlukan waktu beberapa menit untuk membawa motor hasil curiannya. “Terakhir kali pelaku melakukan aksi curat didaerah Kecamatan Peninjauan dengan mengambil satu unit sepeda motor dan dijual ke luar OKU dan tertangkap oleh Polsek Peninjauan,”terangnya.

Baca Juga :   Pasca Putusan Pra Peradilan JA, Ditreskrimsus Pastikan Proses Hukum Tetap Berjalan

Dari tangan tersangka polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor, satu buah kunci T serta beberapa hasil kejahatan lainnya yang saat ini masih dalam pengembangan.

“Pelaku juga pernah melakukan aksi ditaman kota Baturaja, bahkan juga mengakui pernah melakukan aksi curas namun hal ini masih kita kembangkan,”bebernya.

Atas perbuatannya pelaku diancam dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun. “Nah tinggal dikalikan saja nanti dia berapa kali melakukan kejahatan,” tandasnya.

Sementara itu, Sueb mengaku telah melakukan aksi kejatahan sejak tahun 2017, hingga saat ini ia mengaku telah 8 kali melakukan aksi Curanmor di berbagai tempat di kabupaten OKU, diantaranya Taman Kota Baturaja, Jalan Cor Beton Kibang dan Peninjauan.

Baca Juga :   Viral, Penemuan Bunga Bangkai di Sanga Desa

Sepeda motor yang berhasil dicuri dijual dengan harga bervariasi. Dari Rp 1,6 juta, hingga Rp 2 juta. Uangnya digunakan untuk keperluan hidup, termasuk membayar biaya kontrakan. “motornyo aku lempar kedaerah komering dan kabupaten luar OKU lainnya,”tuturnya. (fei).

 

 

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Feriandi

Avatar

Check Also

Dua Jam Api Berkobar, Sembilan Rumah Jadi Arang

Palembang, Detik Sumsel — Kebakaran hebat melanda pemukiman padat penduduk di Jalan Kiai Marogan Kecamatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *