Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan oleh Pemprov Sumsel
Suasana diskusi Ngopi Bareng Bung FK di Lord Cafe Sabtu (24/11)

Sudut Pandang Pelayanan Publik Bagi Caleg

Palembang, Detik Sumsel – Bicara masalah pelayanan publik tentu berhubungan dengan hajar hidup orang banyak, dan menjadi permasalahan klasik yang terus menerus terjadi, Fatkurrohman atau Bung FK yang terus konsisten mengelar diskusi aktual di sekitar masyarakat, dengan tagline Ngobrol Pintar dan Ispiratif (Ngopi) Bareng Bung FK.

Kali ini Ngopi Bareng Bung FK mengambil tema soal pelayanan publik dengan narasumber dari Ombudsman Sumsel, Agung Pertama, Alfan Efendi (Caleg). Liza Sako (Caleg) dan Noverian (Caleg) dipandu oleh moderator Sabtu (24/11) di Lord Cafe.

“Dalam diskusi kali ini mengambil tema soal pelayanan publik ini bisa menjadi wadah edukatif bagi seluruh elemen masyarakat untuk duduk bersama dan mencari solusi,” kata Bung FK saat membuka diskusi

Caleg Partai Gerindra Kabupaten Banyuasin Alfan Efendi akan fokus pada aspek pelayanan publik di bidang kesehatan dan pertanian.

“Didapil saya sendiri ada beberapa problem masyarakat pertama dibidang kesehatan hak untuk mendapatkan pelyanan kesehatan aksesnya sangat jauh ditambah lagi akses jalan dan tranportasi yang terbatas bila orang ingin berobat dan kritis harus ekstra untuk sampai kepelayanan kesehatan” Jelas Alfan.

Baca Juga :   Fasilitas Jakabaring Sport City Resmi jadi Milik Pemprov Sumsel

Ditambahkan Alfan, dalam bidang pertanian problem tengkulak sangat merugikan kaum tani. Dalam konteks ini problem didapil yang saya dihadapi maka dalam program jangka pendek yaitu pelayanan publik yang bergotong royong dimana semua unsur terlibat kemudian dengan program dana desa dioptimalkan dalam melayani kepentingan masyarakat banyak.

Sementara itu Caleg Kota Palembang, Liza Sako Melihat Palembang sebagai kota maju maka standarnya adalah pelayanan publik namun semua ini tidak hanya fungsi satu orang saja namun perlo kolaborasi semua orang.
” Secara demografis Palembang juga memiliki tingkat kepadatan penduduk. Secara layanan dan rules sudah ada dan ditambah lagi soal SDM semua hal itu tergantung dari soal cara melayani” Ujar Liza Sako

Dijelaskan Liza, dari itu saya menawarkan solusi dalam pelayanan publik yaitu pertama in house training yang bersandar pada soal bagaimana melayani menyangkut hidup orang banyak untuk ditingkatkan seperti pelayanan dukcapil, pembuatan sim kedua kolabrosasi semua pihak untuk menuntaskan masalah yang ada.

Baca Juga :   Jemput Kakek Lani, Wawako Palembang Geram Melihat Warganya Terabaikan

“Saya mohon doa dan dukunganya agar kita bisa meningkatkan pelayanan publik di Kota Palembang” Pungkasnya

Sedangkan, Caleg DPRD Provinsi dari Partai Hanura Noverian Aditya mengungkapkan perlu adanya kolaborasi teknologi dan Sumber Daya Manusia dalam meningkatkan pelayanan publik.

” Di era sekarang ini perubahan menjadi kata yang sering kita dengar dimana tuntutan perubahan sering disuarakan baik oleh individu maupun oleh anggota masyarakat lainnya. Tuntutan perubahan sering ditujukan kepada aparatur pemerintah menyangkut pelayanan publik yang diberikan pada masyarakat.”Jelas Noverian.

” Bahwa proses penyediaan informasi yang  kredibel, cepat dan mudah diakses oleh publik tentunya membutuhkan strategi yang sistematis dengan memanfaatkan semua sumber daya yang dimiliki dan didukung oleh teknologi yang tepat. Salah satu sumber daya yang memiliki peran strategis adalah SDM pengelola informasi dan teknologi ini yang bisa dielaborasi untuk meningkatkan pelyanan publik ” Ucapnya (fir)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC
Lakukan Penukaran Uang

About Firwanto M. Isa

Firwanto M. Isa

Check Also

Masuk ke Museum Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya, Pengunjung Wajib Memakai Masker

Palembang, Detik Sumsel — Pengelola museum Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya (TPKS) yang terletak di Jalan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *