Pemprov
Sidang Tuntutan pengembangan kasus Ott KPK Pada Proyek PUPR Muara Enim berlangsung Di PN klas 1 A khusus Palembang, Selasa (29/12) Detik Sumsel.com, Putra
Sidang Tuntutan pengembangan kasus Ott KPK Pada Proyek PUPR Muara Enim berlangsung Di PN klas 1 A khusus Palembang, Selasa (29/12) Detik Sumsel.com, Putra

Suap PUPR Muara Enim, Anggota Dewan ini Dituntut 6 Tahun, Kadis Kebagian 5 Tahun Bui 

Palembang, Detik Sumsel,- Ramlan Suryadi mantan Kadis PUPR Muara Enim dan Aries HB mantan ketua DPRD Muara Enim hanya dapat tertunduk lesu usai dituntut pidana penjara oleh Jaksa penuntut umum KPK Muhammad Ridwan SH, pada sidang yang digelar di PN Klas 1 A khusus Tipikor Palembang, Selasa (29/12)

Keduanya dituntut hukuman pidana penjara berbeda yakni untuk Ramlan Suryadi dipidana penjara selama 5 tahun dan denda 500 juta subsider 6 bulan, sedangkan terdakwa Aries AB lebih berat yakni dengan pidana penjara selama 6 tahun dan denda 300 juta subsider 6 bulan.

Keduanya terjerat kasus dugaan kasus suap fee 16 paket proyek di kabupaten muara Enim yang sebelumnya melibatkan  Ahmad yani Bupati Muara Enim sendiri.

Atas perbuatannya JPU KPK menjelaskan bahwa kedua terdakwa di jerat dengan  pasal 12 huruf a atau pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah di ubah dengan undang-undang  Nomor 20 tahun 2001

Usai mendengarkan tuntutan JPU KPK  Majelis Hakim diketuai Erma Suharti SH MH menunda jalan persidangan pekan depan yakni tanggal 7/1/2021 dengan agenda Pledoi atau pembelaan dari para terdakwa.

Sebelumnya, dalam dakwaan JPU terungkap bahwa Kedua terdakwa  diduga melakukan perbuatan turut serta menerima uang suap dari perkara yang telah divonis sebelumnya oleh majelis hakim Tipikor Palembang atas nama terpidana Bupati Muaraenim nonaktif Ahmad Yani, staf Dinas PUPR A Elfin MZ Muchtar serta penyuap Robby Okta Fahlevi.

Bahwa Kedua terdakwa disinyalir menerima sejumlah uang dari terpidana Robby Okta Fahlevi selaku kontraktor guna memuluskan 16 paket proyek senilai Rp130 miliar yang terkait dengan dana aspirasi DPRD Kabupaten Muara Enim di dinas PUPR Kabupaten Muara Enim Tahun Anggaran (TA) 201 PL

Hal tersebut diberikan agar terpidana Roby mendapatkan proyek pada dinas PUPR Kabupaten Muara Enim tahun 2019 dan sebagai realiasasi komitmen fee 15 persen dengan jumlah keseluruhan USD35.000 (tiga puluh lima ribu dollar Amerika Serikat) dan dalam bentuk rupiah sejumlah total Rp22 miliar lebih.

Berdasarkan kesepakatan awal, selain memberikan fee sebesar 10 persen ke Ahmad Yani, terpidana Robi juga sepakat untuk memberikan fee 5 persen ke pejabat lain (vot)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Baca Juga :   Ketangkap Curi HP, Eeng Dipastikan Lebaran Dipenjara

About Poetra

Avatar

Check Also

Inovasi Violet Jaga Ketahanan Pangan Sumsel

Palembang, Detik Sumsel- Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN melakukan inovasi pemanfaatan sinar lampu ultraviolet …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *