Pemprov
Ilustrasi Sriwijaya FC

Sriwijaya FC Tambah Gelandang Bertahan dari Liga 1

Palembang, Detik Sumsel – Setelah mendatangkan Zulkifli Syukur dan Hendra Ridwan, Sriwijaya FC saat ini tengah menanti kedatangan pemain gelandang bertahan dari tim Liga 1.

“Iya, kita hampir dapatkan satu pemain berposisi gelandang bertahan berinisial NA. Bisa dikatakan, NA 99 persen sudah menjadi milik SFC,” kata Direktur Teknik PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Indrayadi.

NA, kata Indrayadi, sedang mengurus surat keluar dari klub lama. Pemain yang diproyeksikan menjadi pendamping Hendra Ridwan di sektor jangkar ini, memilih keluar karena jarang mendapatkan kesempatan tampil sebagai starting eleven.

“Klub lamanya di Liga 1 sudah memperbolehkan dia keluar, tapi kita masih menunggu suratnya dulu, baru kita perkenalkan secara resmi. Jangan sampai kasus Wirahadi (striker Bhayangkara FC) terulang. Saya juga sudah menyuruh NA langsung gabung bersama tim saat melakoni laga tandang melawan Perserang Banten, 21 Agustus nanti,” beber Indrayadi.

Baca Juga :   Ini Penjelasan Gugus Tugas OKI Terkait Update Pasien Covid-19

Indra menyebut, NA akan menjadi milik SFC karena statusnya sudah keluar dari klub lama. Meski sudah mendapatkan Hendra Ridwan, SFC masih butuh satu gelandang bertahan untuk melengkapi formasi 4-2-3-1 milik Kas Hartadi.

“Kita hanya mempunyai Hapit Ibrahim di posisi gelandang jangkar, karena Ryan Wiradinata bukan seorang gelandang bertahan, sehingga pelatih sering kesulitan melakukan rotasi pemain,” tandas Indra, yang merupakan mantan Pelatih Kiper SFC.

Indrayadi juga bercerita, tidak mudah mengajak pemain Liga 1 bermain di Liga 2, meski pemain incaran itu hanya menjadi pemain cadangan di klubnya.

Baca Juga :   Golkar Sumsel Peduli, Salurkan APD dan Siapkan Seribu Paket Sembako

“Dulu kita sempat nego dengan mantan pemain SFC Vendry Mofu untuk gabung, tapi dia menolak karena ingin tetap di Bhayangkara FC,”tuturnya.

Begitu juga dengan gelandang Semen Padang Firman Septian, padahal terang Indrayadi, uang panjar (DP) dan gaji yang ditawarkan lebih tinggi dari klub lamanya.

“Syaiful Indra Cahya sempat kita ajak, namun dia memilih gabung dengan PSIM Yogyakarta dengan alasan dekat dengan keluarga. Jadi, banyak faktor yang menjadi pertimbangan pemain membela sebuah klub,” tutup karyawan PT Pupuk Sriwijaya (Pusri) tersebut.(Iyop)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Iyop DS

Avatar

Check Also

Kepergok Saat Beraksi, Pencuri Kotak Amal Ditangkap Warga

Palembang, Detik Sumsel — Polsek Sukarami kembali mengamankan pelaku pencurian kotak amal di masjid Istiqomah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *