Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Sriwijaya FC Sriwijaya FC Lawan MU, Duel Daud Versus Goliath

Sriwijaya FC Lawan MU, Duel Daud Versus Goliath

Tanggal : Pukul :
697
0
Pelatih Sriwijaya FC Hartono Ruslan didampingi asisten pelatih lainnya memberikan wejangan kepada pemain usai latihan. (Istimewa)

Palembang, Detik Sumsel-Laga antara Sriwijaya FC menghadapi Madura United pada leg-1 babak 16 besar turnamen Piala Indonesia 2018 di Stadion Gelora Ratu Pamelingan Pamekasan, Madura, Minggu (17/2) nanti bisa diibaratkan pertarungan antara Daud vs Goliath.

Bagaimana tidak, diatas kertas Laskar Wong Kito kalah segalanya atas tim berjuluk Laskar Sapeh Kerrap itu. Dari kasta kompetisi, Madura United merupakan peserta Liga 1, sedangkan SFC baru saja degradasi ke Liga 2. Begitu pula dari materi pemain. Perbedaan kekuatan diantara kedua tim jelas berbeda jauh dan sangat mencolok.

Seperti diketahui, usai melepas sejumlah pemain bintangnya akhir musim lalu dan mempertahankan beberapa pemain andalannya seperti Zah Rahan Krangar, Greg Nwokolo, Fachrudin Ariyanto dan lainnya. Madura United langsung berburu pemain dan mendatangkan sejumlah bintang baru untuk menambah kekuatan tim menghadapi musim depan.

Di lini depan, tim besutan Dejan Antonic ini memboyong Aleksandar Rakic, top skor Liga 1 2018 dengan 21 gol dari PS. TIRA. Kemudian winger lincah penggawa timnas Indonesia, Andik Vermansyah dan bek tangguh asal Brazil, Jaimerson da Silva.

Baca Juga :   Usai Libur Lebaran, Latihan Perdana Sriwijaya FC Dipimpin Ferry Rotinsulu

Selain itu, empat eks penggawa inti SFC musim lalu yakni Alberto Goncalves, Zulfiandi, Marckho Sandy Meraudje dan Syahrian Abimanyu juga turut diboyong oleh MU.

Kehadiran amunisi baru tersebut, membuat klub asal Jawa Timur ini menjelma menjadi tim kuat yang bertabur bintang dan patut diperhitungkan dalam perburuan gelar juara di Liga 1 2019 mendatang.

Sedangkan disisi lain, Laskar Wong Kito bertandang ke Pulau Garam dengan kondisi apa adanya. Dengan bermodalkan semangat juang dan motivasi yang tinggi 18 pemain muda asli Sumatera Selatan, dari alumnus PON Sumsel, SFC U-19 serta U-21.

Seperti Akbar Zakaria, Riszky Dwi Ramadana, Hapit Ibrahim, Rahmad Juliandri, M. Yogi Novrian, M. Andes Adinata, Robi Andika, Achmad Fatoni Usman, Untung Wibowo, Adi Septiawan, Reza Erlangga, Juprianto, Zakaria, Ziko Sukmana, Adistya Wicaksana, M. Ilham Suyudi, Deni Kristiawan dan Vaco Marcho Bonaparte

Setelah beberapa pemain senior seperti Bobby Satria, TA Musafry, Ahmad Faris dan Dikri Yusron, yang sebelumnya membantu tim berjuang di babak 32 besar. Memutuskan untuk hijrah ke klub lain, lantaran tidak kunjung mendapatkan kepastian kontrak dari manajemen SFC.

Baca Juga :   Gol Ahmad Ihwan Bawa Sriwijaya FC Ungguli Bandung United

Dengan kondisi kesenjangan yang begitu besar diantara kedua tim. Maka, apapun hasil akhir pertandingan selain kemenangan Madura United. Akan menjadi sebuah kejutan besar.

Apalagi jika SFC bisa mampu meraih kemenangan di laga away ini. Maka hasil tersebut akan menjadi pencapaian terbaik, yang akan selalu diingat dan membuka peluang lolos ke babak selanjutnya.

Akan tetapi, tanpa bermaksud meremehkan dan memandang sebelah mata semangat dan motivasi jiwa muda penggawa SFC. Skenario seperti itu sepertinya mustahil terjadi.

Sementara itu, Pelatih SFC Hartono Ruslan mengungkapkan, meski dirinya tidak membebankan target apapun pada pertandingan tersebut. Dia meminta anak asuhnya untuk tetap berjuang dan bermain dengan serius.

“Kita realistis saja. Di kompetisi (musim lalu) saja, dengan kekuatan tim yang berimbang kita kalah. Apalagi sekarang, komposisi tim kita jauh sekali bedanya,”ungkapnya.

“Tapi meski dengan pemain muda, kita tetap akan berusaha dan memberikan perlawanan sampai menit akhir. Ya, hitung-hitung sekalian memberikan pengalaman untuk pemain-pemain muda ini,”harapnya. (Iyop)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here