Pemerintah Kabupaten Banyuasin Siap Menyukseskan Asian Games Tahun 2018

Spekulasi Alfredo Berujung Petaka

0
4262
Pelatih Sriwijaya FC Alfredo Vera didampingi Ahmad Faris, saat memberikan komentar usai pertandingan. (M. Tohir/detiksumsel.com)

Palembang, Detik Sumsel-Sriwijaya FC gagal mewujudkan ambisinya untuk mendapatkan poin dari Stadion Surajaya, markas Persela Lamongan. Setelah takluk dengan skor 3-0, pada pertandingan pekan ke-29 kompetisi Liga 1 2018, Jum’at (2/11) malam.

Spekulasi yang dilakukan Alfredo Vera dengan melakukan perubahan komposisi tim, dipertandingan away kali ini berbuah petaka. Arsitek asal Argentina ini lebih memilih menurunkan pemain muda dari tim U-19, seperti M Ridwan dan Roby Andika maupun pemain pelapis yaitu Jeki Arisandi sejak menit awal.

Dibandingkan nama-nama pemain yang selama ini menjadi langganan starter, seperti Manuchehr Jalilov dan Marckho Sandy Meraudje. Maupun Syahrian Abimanyu yang sudah kembali dari tim nasional U-19. Ketiga pemain ini baru diturunkan eks pelatih Persebaya ini dibabak kedua, setelah SFC tertinggal 2-0 oleh gol Dendy Sulistiawan menit 30′ dan Guntur Triaji menit 36′.

Baca Juga :   Selamatkan SFC, Gubernur Sumsel Bentuk Tim SAR

Namun upaya tersebut tidak mampu membawa perubahan yang signifikan. Bahkan tim tuan rumah kembali berhasil menambah keunggulan menjadi 3-0, berkat gol kedua Dendy Sulistiawan menit 77′ di babak kedua.

Hasil negatif ini membuat Laskar Wong Kito tidak beranjak dari posisi 15 klasemen sementara, dengan koleksi 33 poin dari 29 laga. Sedangkan bagi Laskar Joko Tingkir, tambahan tiga angka membuat mereka naik ke peringkat 10 dengan torehan 38 poin.

Usai laga, Pelatih SFC Alfredo Vera mengakui jika dirinya telah melakukan kesalahan dalam meracik strategi, karena lebih mempercayakan pemain muda untuk menempati starting eleven, pada laga krusial melawan Persela.

“Ini memang kesalahan dari strategi saya, karena lebih percaya dengan pemain muda. Tapi mereka kurang pengalaman. Pada babak kedua kita sudah melakukan perubahan dan hasilnya cukup baik. Namun sayangnya penyelesaian akhir tidak ada yang menjadi gol,”sesalnya.

Baca Juga :   Gagal Penuhi Empat Poin, Posisi Subangkit Terancam

Meski demikian, dia mengaku tetap optimistis tim asuhannya masih memiliki kesempatan untuk selamat dari degradasi. Dengan memaksimalkan pertandingan sisa.

“Saya sudah bicara sama tim dan saya yakin kita masih bisa. Karena kita masih ada sisa 5 pertandingan lagi,”ucapnya.

Pemain bertahan SFC Ahmad Faris mengakui ketangguhan tim lawan dan mengucapkan selamat kepada Persela yang berhasil meraih kemenangan dilaga tersebut.

“Gol pertama dan kedua yang mereka cetak di babak pertama, membuat mental kita down. Di babak kedua, permainan kami lebih meningkat dari segi penyerangan, tapi ternyata tidak berhasil mengejar,”tambahnya. (Iyop)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here