Pemerintah Sumatera Selatan
Beranda Ekonomi Sosialisasikan KPR, Bank Mandiri Jemput Bola

Sosialisasikan KPR, Bank Mandiri Jemput Bola

Tanggal : Pukul :
262
0
Asst Vice President Consumer Load Head Bank Mandiri Region II, Augustinus Parulian memberikan paparan kepada peserta seminar(Maya/ detiksumsel.com)

Palembang, Detik Sumsel – Kebutuhan rumah yang cukup tinggi, mengiring Bank Mandiri gencar menyosialisasikan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) dengan mendatangi kantor dan instansi.

Brian A. Nugroho, Vice President Bank Mandiri mengatakan pihaknya melakukan sosialisasi dengan datang ke instansi Payroll Bank Mandiri seperti perusahaan BUMN yang menjadi market potensial.

“Kita sosialisasikan produk dengan cara jemput bola dengan mendatangi market langsung kelapangan,”terangnya, Senin (07/10).

Ditambahkanya, saat ini market potensial adalah kaum milenial. Mengingat, pola pikir generasi milenial yang cenderung lebih visioner untuk mengalihkan financial mereka kepada sesuatu yang prosfect baik pada kebutuhan pokok baik pangan, papan dan sandang.

Saat ini kehadiran KPR milenial ini menjadi pilihan baik pembiayaan untuk rumah komersil yang sangat kompetitif. Seperti tenor hingga 25 tahun, DP 0 persen untuk KPR payroll, bunga kompetitif.

“Kami menawarkan juga KPR FLPP, namun untuk FLPP sesuai dengan aturan dari Kementerian Perumahan Rakyat,” katanya.

Ia mencontohkan, untuk KPR rumah berkisar harga 400 juta dengan tenor 25 tahun dengan bunga 6,5 persen fix 3 tahun , maka angsuran sekitar Rp 2,7 juta. Dengan begitu, sangat terjangkau untuk masyarakat terutama generasi milenial.

“Jika memiliki rumah terus ditunda maka harga terus naik, sedangkan masa kerja terus berkurang begitupun kemampuan bayar terbatas karenanya KPR yang ringan dengan tenor panjang bisa menjadi pilihan yang tepat, “ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini realisasi KPR mencapai Rp 1,4 triliun baik komersil maupun FLPP. Untuk kuota Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sudah habis sejak pertengahan tahun ini.

Diakuinya, potensi market di FLPP ini cukup besar. Bank mandiri secara nasional mendapatkan kuota yang belum sesuai harapan, dibawah angka permintaan pasar. Dari kuota ini tentu Pihaknya berharap akan meningkat mengingat permintaan pasar masih cukup besar.

“Tahun depan kami harapan terjadi peningkatan namun berapa kuota kami belum bisa pastikan karena sistemnya siapa cepat dia dapat, nasabah yang cepat mengajukan KPR FLPP akan diproses,”terangnya.

Diakuinya saat ini kredit rumah KPR Komersial yang dibawah Rp500 juta masih menjadi pilihan konsumen.(May)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here