Pemprov
Tampak petugas sedang mengambil sampah medis yang dibuang OTD di Sungai di Pagaralam.

Soroti Mesin Penghancur Sampah Medis RSUD Besemah yang Tidak Berfungsi

Pagaralam, Detik Sumsel- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pagaralam masih terus menyoroti masalah kasus sampah medis yang dibuang OTD beberapa waktu lalu di aliran Sungai yang ada dikawasan jalan Padang Tebung Desa Cawang Baru Kecamatan Dempo Utara beberapa waktu lalu.

Hal ini terbukti dari dengan disampaikanya permasalahan tersebut oleh juru bicara perwakilan anggota DPRD dalam sidang paripurna penandatanganan RAPBD 2021 di ruang Rapat Paripurna DPRD.

Juru bicara Nopran Edwin yang merupakan anggota DPRD dari partai PKS menyampaikan dalam hasil pembahasan RAPBD 2021 bahwa kasus sampah medis harus menjadi perhatian bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam.

Baca Juga :   KPU Masih Temukan Surat Suara Rusak

“Pemerintah Kota Pagaralam harus segera mungkin menindaklanjuti berbagai permasalahan yang ada dilapangan terkait dengan aduan masyarakat. Seperti contoh sampah medis,” ujarnya, kemarin (30/11).

Ditegaskan Edwin harusnya dinas terkait harus paham akan permasalahan tersebut agar tidak terjadi kejadian tersebut.

“Hal ini tidak akan pernah terjadi jika pejabat terkait paham akan aturan yang berlaku untuk permasalahan sampah medis tersebut,” tegasnya.

DPRD jiga menyoroti masalah mesin penghancur sampah medis di RSUD Besemah yang sampai saat ini tidak berfungsi.

“seharusnya dipakai namun sayangnya sampai dengan hari ini tetap tidak berfungsi dengan baik,” katanya.

Baca Juga :   Administrasi Pendakian Gunung Dempo Bakal Ditertibkan

Menurut DPRD harus ada anggaran yang disiapkan untuk mengoperasikan mesin tersebut termasuk izin untuk mengoperasikannya.

Menanggapi hal ini Direktur RSUD Besemah, dr Dian Metta mengatakan, bahwa memang saat ini mesin penghancur sampah medis di RSUD Besemah belum dapat dioperasikan. Namun untuk memusnakan sampah medis dari RSUD pihaknya memakai jasa pihak ketiga.

“Mesin penghancur sampah medis kita memang saat ini tidak beroperasi. Namun untuk memusnakan sampah medis kami memakai pihak ketiga dengan regulasi, pihak pertama mengantarkan sampah medis dan pihak kedua menghancurkannya,”pungkasnya.(rendi)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Rendi Pagaralam

Avatar

Check Also

Masih Gunakan Data Lama, DPRD Minta Dinsos Segera Perbaiki Data Penerima Bansos

Pagaralam, Detik Sumsel- Masih banyaknya data penerima bansos yang sudah tidak sesuai ditahun 2020 lalu, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *