Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan oleh Pemprov Sumsel
Focus group discussion (FGD) evaluasi Pilkada kota Palembang 2018 di Hotel Aston Palembang, Kamis (27/9).
Focus group discussion (FGD) evaluasi Pilkada kota Palembang 2018 di Hotel Aston Palembang, Kamis (27/9).

Soroti DPT dan Partisipasi Pemilih

Palembang, Detik Sumsel- KPU kota Palembang menggelar evaluasi pelaksanaan Pilkada kota Palembang tahun 2018 melalui focus group discussion (FGD) di Hotel Aston Palembang, Kamis (27/9). Dalam evaluasi tersebut, persoalan daftar pemilih tetap (DPT) dan tingkat partisipasi pemilih menjadi sorotan narasumber dan peserta.

“Secara garis besar pelaksanaan Pilkada sukses, tapi kita mendapati persoalan DPT di Pilkada kota Palembang,” kata Kepala Kesbangpol kota Palembang, Altur Febriansyah saat menjadi narasumber.

Dikatakan, selain DPT partisipasi pemilih juga menjadi evaluasi karena angkat 70,3 persen meskipun meningkat dari Pilkada 2013 lalu, tapi belum mencapai target 76,5 persen. “Ini menjadi evaluasi kenapa tidak mencapai target. Selain persoalan tersebut kota Palembang juga mendapi peserta Pilkada yang curi start kampanye, tidak sesuai zona dan alat peraga kampanye yang melanggar,” ungkapnya.

Baca Juga :   Pulang Kampung, Herman Deru Gelar Open House

Hal senada diungkapkan Pemred Detik Sumsel, Abdul Malik Syafei MH yang berbicara evaluasi Pilkada perspektif pers. Menurutnya DPT yang menjadi persoalan klasik tidak luput dalam sorotan media.

“Hal ini harus benar-benar menjadi evaluasi, baik sebelum tahapan, tahapan pemilihan dan bahkan pasca pemilihan kerap menjadi sengketa pemilu. Tentunya evaluasi ini untuk kesuksesan penyelenggaraan Pileg dan Pilpres tahun depan,” tuturnya.

Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono Haribawono menambahkan, pelaksanaan Pilkada kota Palembang dalam persfektif kantibmas berjalan lancar dan sukses. Meskipun terdapat potensi ketidakamanan bisa diatasi dengan baik sehingga penyelenggaraan lancar. “Untuk kampanye hitam dan money politik tidak ada yang kami tindaklanjuti, karena kurang bukti. Secara keaeluruhan bagus dan efeknya kepada kemananan dan ketertiban lancar saja,” tukasnya.

Baca Juga :   Mission Possible

Sementara itu, Komisioner KPU Palembang, Abdul Karim Nasution MSi menjelaskan FGD evaluasi ini adalah tahapan terakhir dari rangkaian Pilkada Palembang. “Pleno penetapan adalah yang terakhir, setelah pelantikan barulah kita adakan evaluasi sebagai bahan muhasabah kami dan rekomendasi betikutnya. Sebagai evaluasi KPU sifatnya hanya mendengarkan dan menerima tidak melakukan sanggahan,” tukasnya.

Hadir dalam FGD partai politik, tokoh masyarakat, organisasi masyarakat, ogranisasi kepemudaan, mahasiswa dan media massa. (Buy)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC
Lakukan Penukaran Uang

About Red

Avatar

Check Also

Timbun Gas 3 Kg Pemilik Ini Warung Diamankan Polisi

Lahat, Detik Sumsel — Unit Reskrim Polsek Kota Lahat, Minggu (25/10), sekitar pukul 11.00 WIB, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *